Yahoo Putuskan Hengkang dari China

Kamis, 04 November 2021 | 13:22 WIB
Yahoo Putuskan Hengkang dari China
Logo Yahoo. [Yahoo]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Yahoo memutuskan hentikan layanannya di China mulai 1 November 2021.

Hal ini disebabkan lantaran ekosistem bisnis dan hukum yang dinilai membuatnya sulit beroperasi di sana.

"Dengan lingkungan bisnis dan hukum yang semakin menantang di China, berbagai layanan Yahoo tidak lagi bisa diakses di China mulai 1 November," kata Yahoo, dikutip dari CNBC, Kamis (4/11/2021).

Akan tetapi, Yahoo memastikan tetap berkomitmen pada hak-hak pengguna mereka dan juga kebebasan internet yang terbuka.

"Kami berterima kasih kepada pengguna kami atas dukungan mereka," tambahnya.

Pemutusan layanan Yahoo ini muncul jelang penerapan Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi atau Personal Information Protection Law (PIPL) China.

Peta China. [James Coleman/Unsplash]
Peta China. [James Coleman/Unsplash]

Aturan ini membatasi informasi yang dikumpulkan oleh perusahaan dan menetapkan standar bagaimana data itu disimpan.

PIPL ini juga menetapkan bahwa perusahaan mesti menyerahkan data apabila diminta pihak berwenang.

Hal ini dinilai menyulitkan perusahaan-perusahaan Barat yang beroperasi di China.

Baca Juga: Saham Perusahaan Startup Square Melejit, Mantan Pegawai Yahoo Kaya Mendadak

Pada 2007 lalu, Yahoo sempat dihujat anggota parlemen Amerika Serikat lantaran menyerahkan data dua pembangkang China ke pemerintah. Pada akhirnya, dua orang itu mendekam di penjara.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI