"Penemuan ini sangat menarik. Gambar berfungsi sebagai bantuan visual untuk ritual, yang akan dilakukan oleh pengusir roh," tambah Finkel.
Ritual itu menginstruksikan pembaca untuk membuat patung-patung lelaki dan perempuan serta melengkapinya dengan barang-barang tertentu.
Patung-patung itu kemudian dikubur bersama ketika Matahari terbit, sementara pengusir roh akan membacakan mantra. Sayangnya, mantra pada papan tidak lengkap.
Meskipun begitu, diketahui mantra dimulai dengan memanggil dewa Matahari Shamash, yang bertanggung jawab atas pergerakan hantu ke dunia bawah.
Menurut Finkel, pengusir setan akan memindahkan hantu ke dalam patung dengan restu dari Shamash. Baris terakhir dari ritual memperingatkan "jangan melihat ke belakang".
Finkel percaya peringatan itu dimaksudkan untuk patung-patung saat memasuki dunia bawah, namun para ahli juga menduga peringatan ditujukan untuk pengusir hantu saat meninggalkan patung.
![Arkeolog menemukan kota kematian di Korsika. [Eric Cabanis/AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/20/35035-arkeolog.jpg)
Diprediksi papan berasal dari perpustakaan pengusir hantu atau kuil. Para peneliti berharap temuan tersebut dapat memberikan wawasan tentang budaya Mesopotamia kuno.