Suara.com - Apple menyatakan iOS lebih aman daripada perangkat Android. Hal ini dikarenakan iOS tidak mengizinkan sideloading aplikasi seperti yang ada di Android.
Sideloading sendiri adalah sebuah proses instal aplikasi yang bisa dilakukan di toko aplikasi utama. Dengan begitu, aplikasi tak resmi seperti dari web atau toko aplikasi pihak ketiga bisa diinstal di perangkat.
Selama ini Apple memang tidak mengizinkan sideloading terjadi di perangkat mereka. Berbeda dari Android yang bisa menginstal aplikasi dari browser ataupun toko aplikasi dari pihak ketiga.
![Ilustrasi karyawan Apple. [StockSnap/Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/23/28065-karyawan-apple.jpg)
Klaim ini dilaporkan dalam dokumen Apple berjudul Building a Trusted Ecosystem for Millions of Apps. Laporan ini dirilis sebagai tanggapan atas Komisi Eropa yang memaksa sideloading bisa dilakukan di iPhone.
Dokumen ini menyebut bahwa malware dan ancaman keamanan serta privasi semakin tinggi apabila platform mengizinkan sideloading.
Apple mengutip laporan Nokia yang diterbitkan tahun 2019 dan 2020, di mana perangkat Android memiliki rentan 15 hingga 47 kali dari software berbahaya ketimbang iPhone.
"Sebuah studi menemukan bahwa 98 persen malware seluler menargetkan perangkat Android. Ini terkait erat dengan sideloading," ujar Apple, dikutip dari Macrumors, Senin (18/10/2021).
Apple juga menerangkan laporan yang terjadi pada 2018, di mana perangkat Android yang menginstal aplikasi di luar Google Play delapan kali lebih terpengaruh oleh aplikasi berbahaya.
Di sisi lain, Apple mengklaim malware di iOS ditemukan. Perusahaan menyebut bahwa serangan siber yang mengincar iOS adalah serangan yang ditargetkan lebih spesifik dan dilakukan oleh negara.
Baca Juga: Canalys: Samsung Merek Ponsel Terlaris Q3 2021, Apple Rebut Posisi Xiaomi
Kemudian, Apple mengatakan bahwa para ahli umumnya sepakat bahwa iOS lebih aman dari Android. Sebab, Apple tidak mendukung sideloading.