Suara.com - LingoTalk, startup edukasi teknologi (edtech) berasal dari Indonesia, terpilih dalam ajang The Inaugural Demo Day yang diadakan oleh Alibaba Cloud x KrASIA Global Startup Accelerator.
LingoTalk berhasil lolos 10 besar kandidat perusahaan startup yang mengalahkan lebih dari 600 perusahaan lainnya di seluruh Asia.
Sebagai catatan rekor, LingoTalk juga menjadi satu-satunya perusahaan startup asal Indonesia yang terpilih di dalam program perdana besutan raksasa Alibaba Cloud x KrAsia.
LingoTalk juga merupakan satu-satunya perwakilan kategori perusahaan rintisan edukasi teknologi pembelajaran bahasa asing berbasis AI.
Startup ini bersaing dengan industri lainnya seperti Minimo Tech pada sektor online-merge-solutions untuk konsumer dan retail, Curlec pada sektor infrastruktur pembayaran digital, dan beberapa industri teknologi lainnya.
Co-founder & CEO LingoTalk, Andre Benito, merasa terhormat karena dipercaya mewakili startup di Indonesia pada ajang ini.
![Alibaba Cloud x KrASIA Global Startup Accelerator. [Lingotalk]](https://media.suara.com/pictures/original/2021/10/06/34276-alibaba-cloud-x-krasia-global-startup-accelerator.jpg)
"Kami berkomitmen untuk mendorong inovasi digital dalam menjawab permasalahan yang ada di industri edukasi di Indonesia," ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (6/10/2021).
Dia menambahkan, perusahaan bertujuan memperluas jangkauan dan dampaknya serta melanjutkan proses iterasi untuk membangun pembelajaran bahasa yang lebih efisien.
Alibaba Cloud x KrASIA Global Startup Accelerator adalah penyelenggara program perdana bagian inisiasi yang bernama The Inaugural Demo Day dari Project Asia Forward Alibaba Cloud.
Baca Juga: Alibaba Sediakan Pin Digital di Olimpiade Tokyo 2020 untuk Pekerja Media
Ajang ini bertujuan menciptakan transformasi digital pada perusahaan-perusahaan startup di Asia sekaligus memelihara kompetensi baru.