Suara.com - Survei terbaru mengklaim banyak pengguna Android yang tak mau mengganti perangkatnya ke iPhone 13 yang meluncur September mendatang.
Sebuah survei diterbitkan situs jual beli ponsel SellCell, 81,7 persen responden mengatakan, mereka tak tertarik untuk beralih ke iPhone 13.
Sebaliknya, hanya 18,3 persen yang bersedia mengganti ponselnya ke model terbaru buatan Apple tersebut.
Mengutip Apple Insider, Rabu (1/9/2021), ketertarikan ini sedikit menurun dari survei serupa yang dirilis pada 2020 lalu.
Saat itu, 33 persen pengguna Android memertimbangkan untuk beralih ke iPhone 12.
Menurut survei terbaru SellCell, banyak pengguna tak berminat lantaran iPhone 13 tak menyertakan fitur Touch ID atau sensor fingerprint dalam layar, sebanyak 31,9 persen responden.
![Ilustrasi iPhone 13. [Macrumors]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/30/66189-ilustrasi-iphone-13.jpg)
Alasan kedua yang dilontarkan 16,7 persen responden menyebut, iOS terbaru hanya menawarkan sedikit pembaruan.
Kemudian 12,8 persen responden mengaku produk Apple ini tak menyertakan aplikasi sideloading.
Apple sendiri memang melarang aplikasi pihak ketiga di iPhone untuk menjaga keamanan bagi penggunanya.
Baca Juga: Produksi Chip Sulit, Harga iPhone 13 Bisa Lebih Mahal
Alasan lain yang juga dilontarkan adalah karena mahalnya harga iPhone (4,5 persen) hingga Google Assistant yang diklaim lebih baik ketimbang Siri (2,6 persen).