Lebih Aman, Aplikasi Ini Bantu Hindari Kekerasan di Kabul

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 25 Agustus 2021 | 09:15 WIB
Lebih Aman, Aplikasi Ini Bantu Hindari Kekerasan di Kabul
Aplikasi Ehtesab
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ketika Taliban memberlakukan aturan di Kabul, penduduk kota beralih ke aplikasi keamanan publik crowdsourced untuk membantu mereka menghindari kekerasan, pos pemeriksaan, dan ancaman lainnya.

Aplikasi, yang disebut "Ehtesab," memberi pengguna iPhone dan Android pembaruan secara real time tentang keadaan darurat di kota berpenduduk 4,4 juta, yang jatuh ke tangan Taliban minggu lalu.

Aplikasi ini memiliki kemiripan yang kuat dengan Citizen, aplikasi keamanan publik kontroversial yang populer di kota-kota AS seperti New York dan Los Angeles yang juga mengirimkan peringatan keamanan kepada pengguna terdekat.

Ehtesab—yang diterjemahkan menjadi “akuntabilitas” dalam bahasa Dari dan Pashto—pertama kali diluncurkan pada Maret 2020, tetapi semakin relevan selama kebangkitan Taliban.

Sara Wahedi (26), CEO Ehtesab menjelaskan cara kerja aplikasi ini.

"Pemeriksa fakta aplikasi menyisir media sosial dan laporan yang dikirimkan pengguna untuk memverifikasi keadaan darurat, kemudian mengirimkan pemberitahuan kepada pengguna yang ada di sekitar," jelasnya dilansir dari New Yor Post, Rabu (25/8/2021).

Aplikasi Ehtesab
Aplikasi Ehtesab

Wahedi mengatakan, penggunaan telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir karena Taliban telah merebut Kabul.

Sebanyak 20 staf Ehtesab, banyak di antaranya adalah perempuan, telah berjuang untuk menjaga aplikasi tetap berjalan saat bekerja dari rumah untuk menghindari kemungkinan tindakan keras Taliban.

“Kami fokus pada kapasitas yang kami miliki saat ini, yaitu melanjutkan pekerjaan kami dalam mode krisis. Saya hanya berharap aplikasinya tidak dimatikan,” kata Wahedi.

Baca Juga: Taliban Peringatkan AS, Minta Stop Evakuasi Warga Afghanistan

Pada Senin (23/8/2021), Ehtesab menampilkan peringatan tentang penembakan mematikan di gerbang bandara Kabul dan kemacetan lalu lintas.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI