Suara.com - Setidaknya dua orang penduduk di Monrovia baru-baru ini terinfeksi tifus dari tikus yang memiliki gejala mirip dengan Covid-19.
Hal ini terungakap dari Media lokal California KTLA-TV Channel 5, dilansir dari Gizmodo, Senin (9/8/2021).
Tifus sebenarnya nama yang diberikan untuk tiga penyakit bakteri yang berbeda, semuanya menyebar melalui serangga atau arakhnida.
Tapi bentuk paling umum terkadang masih terjadi adalah tifus yang ditularkan melalui kutu, disebabkan bakteri Rickettsia typhi.
Kutu terinfeksi dengan menggigit inang yang terinfeksi, sementara manusia terinfeksi ketika menyentuh kotoran kutu yang terkontaminasi.
Awal pekan ini, salah satu warga Monrovia, Margaret Holzmann telah terjangkit tifus.
![Ilustrasi sakit tifus. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2016/10/11/o_1auo4h6kf15atn2m1gtd1peda8qa.jpg)
Holzmann mengalami demam, sakit kepala, dan kelelahan, yang membuatnya curiga bahwa dia menderita covid-19.
Namun, tes Covid-19 yang dilakukannya negatif meskipun ia terus merasakan sakit selama beberapa minggu ke depan.
Akhirnya, ia kembali ke dokter yang menanyakan apakah dia baru saja melakukan kontak dengan hewan liar.
Baca Juga: Buah Ini Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh
Pada saat itu, Holzmann ingat bahwa ia telah menemukan dan membuang tikus mati.