Benarkan Petir Dapat Menyambar Alat Elektronik? Begini Penjelasannya

Rifan Aditya Suara.Com
Rabu, 30 Juni 2021 | 19:33 WIB
Benarkan Petir Dapat Menyambar Alat Elektronik? Begini Penjelasannya
Benarkan Petir Dapat Menyambar Alat Elektronik? Begini Penjelasannya - Petir terlihat di kawasan pesisir Indramayu, Jawa Barat, Senin (14/12/2020). [ANTARA FOTO/Dedhez Anggara]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Sebagian orang merasa takut dengan petir. Saat ada petir, sebagian orang akan langsung mematikan ponsel atau alat elektronik lainnya karena takut tersambar. Lantas, benarkan petir dapat menyambar alat elektronik

Simak berikut ini penjelasan ilmiah mengenai kebenaran petir yang katanya bisa menyambar alat elektronik. 

1. Terjadi Lonjakan Listrik saat Petir Menyambar

Dikutip dari CNET (28/6/2021), Department of Homeland Security memberi saran agar mencabut semua alat elektronik. Sebab, saat petir menyambar tiang listrik menimbulkan lonjakan listrik meledak lewat saluran listrik.

Contohnya, stopkontak di AS (Amerika Utara) didesain dengan daya 120 volt serta daya tahan hingga 169 volt. Maka, jika petir menimbulkan lonjakan listrik, tegangannya dapat mencapai 169 volt.

Padahal umumnya, perangkat elektronik tidak didesain untuk menahan beban listrik sebanyak itu. Meskipun jarang terjadi lonjakan listrik, namun ada baiknya tetap cabut peralatan elektronik.

2. Sekring Tak Mampu Melindungi Alat Elektronik dari Petir

Menurut CNET, sekring (pelindung lonjakan arus) tidak mampu melindungi alat elektronik saat terjadi lonjakan listrik yang diakibatkan oleh petir. 

Sebab sekring didesain hanya untuk melindungi alat elektronik dari lonjakan kecil pada jaringan listrik. Adapun benda yang dapat melindungi alat elektronik dari petir yakni whole-house surge protectors. Namun harga alat itu cukup mahal.

Baca Juga: Alam Tak Merestui, Petir Menyambar Usai Cewek Ini Berdoa Minta Pacar

3. Petir Dapat Mengalir Lewat Pipa dan Air

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI