Alasan Mengapa Supermoon Terakhir di Tahun 2021 Disebut Strawberry Moon

Kamis, 24 Juni 2021 | 11:30 WIB
Alasan Mengapa Supermoon Terakhir di Tahun 2021 Disebut Strawberry Moon
Strawberry Moon. [David Gray/AFP]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Bulan Purnama pada Juni akan terjadi pada Jumat (25/6/2021), yang dapat dilihat oleh pengamat di Indonesia.

Saat Bulan Purnama, satelit Bumi itu akan terletak pada jarak 361.000 km dari Bumi dan berada di konstelasi Sagitarius.

Bulan Purnama pekan ini juga disebut sebagai Supermoon karena sejajar dengan titik terdekat Bumi selama orbit elipsnya.

Fenomena ini adalah Supermoon terakhir di tahun 2021.

Tak hanya itu, Bulan Purnama pada Juni juga dijuluki sebagai Strawberry Moon.

Biasanya, ada 12 Bulan Purnama setiap tahun, meskipun Blue Moon terkadang terjadi setiap dua hingga tiga tahun.

Blue Moon. [Macau Photo Agency/Unsplash]
Blue Moon. [Macau Photo Agency/Unsplash]

Bulan Purnama yang terjadi setiap bulannya, memiliki nama unik dan hal ini dipengaruhi oleh praktik budaya serta agama di seluruh dunia.

Strawberry Moon atau Bulan Stroberi adalah julukan yang diberikan oleh suku asli Amerika yang dipopulerkan dalam Farmers' Almanac.

Legenda mengatakan bahwa suku-suku yang berbeda memberi nama Bulan Purnama setelah perubahan musiman pada lanskap dan satwa liar.

Baca Juga: Strawberry Moon 25 Juni, Supermoon Terakhir pada 2021

Dalam kasus Strawberry Moon, diyakini bahwa Bulan Purnama ini memberi tahu para pengumpul asli Amerika bahwa stroberi liar akan segera matang dan siap dipetik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI