Rusia Siap Kirim Misi Bertenaga Nuklir ke Jupiter

Kamis, 27 Mei 2021 | 15:00 WIB
Rusia Siap Kirim Misi Bertenaga Nuklir ke Jupiter
Badan Antariksa Rusia, Roscosmos. [Shutterstock]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Rencana misi tersebut akan membuat pesawat luar angkasa mendekati Bulan terlebih dahulu, kemudian menuju ke Venus, di mana pesawat dapat menggunakan gravitasi planet untuk menggeser arah menuju tujuan akhirnya, Jupiter.

Menurut Alexander Bloshenko, direktur eksekutif Roscosmos, keseluruhan misi akan berlangsung selama 50 bulan.

Misi tersebut kemungkinan menjadi pendahulu bagi teknologi penerbangan luar angkasa Rusia.

Negara itu dilaporkan juga sedang merancang stasiun luar angkasa yang menggunakan teknologi bertenaga nuklir yang sama.

Dilansir dari Science Alert, Kamis (27/5/2021), reaktor nuklir memiliki beberapa keuntungan.

Di antaranya mampu bertahan di daerah dingin dan gelap tata surya tanpa memerlukan sinar Matahari dan dapat diandalkan untuk jangka waktu yang lama.

Ilustrasi radiasi nuklir. [Dan Meyers/Unsplash]
Ilustrasi radiasi nuklir. [Dan Meyers/Unsplash]

Reaktor nuklir Zeus dirancang untuk bertahan 10 sampai 12 tahun.

Selain itu, teknologi ini juga dapat mendorong pesawat luar angkasa ke planet lain dalam waktu yang lebih singkat.

Namun, tenaga nuklir juga memiliki tantangannya sendiri. Hanya jenis bahan bakar tertentu, seperti uranium yang diperkaya, yang dapat menahan suhu reaktor yang sangat tinggi dan mungkin tidak aman untuk digunakan.

Baca Juga: Uji Coba Bom Nuklir Pertama di Dunia Ciptakan Kristal Langka

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI