Erick Thohir Ingin Telkom dan Telkomsel Jadi Agregator Film Indonesia

Liberty Jemadu Suara.Com
Kamis, 20 Mei 2021 | 22:13 WIB
Erick Thohir Ingin Telkom dan Telkomsel Jadi Agregator Film Indonesia
Mentri BUMN Erick Thohir ingin Telkom dan Telkomsel menjadi agregator film Indonesia. [Instagram/@erickthohir]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir ingin Telkom dan Telkomsel menjadi agregator bagi konten lokal seperti film dan musik dalam rangka membantu ekosistem yang baik bagi dunia perfilman Indonesia.

Erick berkomitmen bersama-sama di Kementerian BUMN yang juga ingin membantu membangun ekosistem yang baik bagi perfilman Indonesia.

"Hal ini akan dilakukan dengan tiga cara. Pertama, kita ingin Telkom dan Telkomsel menjadi agregator konten lokal baik di dunia film, musik, dan sebagainya," kata Erick Thohir usai menyaksikan penayangan film restorasi "Tjut Nyak Dien" di Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Kedua, Erick juga sudah meminta Produksi Film Negara atau PFN justru jangan menjadi pesaing yang membuat film. PFN justru mau dijadikan lembaga pembiayaan film oleh Menteri BUMN tersebut.

Baca Juga: Kapal untuk Perbaiki Kabel Bawah Laut Telkom Tiba di Papua Akhir Mei

Hal tersebut memang tidak mudah, dan Kementerian BUMN sendiri lagi mempelajarinya sudah hampir 7 bulan karena mengetahui risikonya bahwa membuat film tidaklah mudah.

"Tetapi ekosistem ini yang kita harapkan juga pada kesempatan tadi yang kita rasakan sulit ini paling tidak BUMN bisa hadir untuk memberikan kontribusi bagi dunia perfilman Indonesia," ujar Erick Thohir.

Menteri BUMN Erick Thohir menghadiri acara pemutaran film restorasi "Tjut Nyak Dien" di Jakarta pada Kamis (20/5) bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional.

Selain Menteri BUMN, turut hadir pula Wakil Menteri I BUMN Pahala Mansury, Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo, dan sejumlah sineas perfilman Indonesia seperti Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Eros Djarot, dan sutradara maupun stakeholder perfilman nasional. [Antara]

Baca Juga: Tahun Depan Diramal Ekonomi Indonesia Sudah Kembali Normal

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI