Menurut portal Korea IT News, Apple harus beralih ke kerja sama dengan pabrikan Korea setelah memutuskan hubungan dengan perusahaan Cina Ofilm, yang memproduksi komponen kamera.
Tahun lalu, Departemen Perdagangan AS menempatkan pabrikan dalam daftar hitam, setelah itu Apple terpaksa mencari mitra baru.
Dalam sebuah pernyataan pada 16 Maret, OFilm mengatakan bahwa perusahaan asing yang ditunjuk telah memutuskan, mengakhiri kemitraannya dengan pabrikan China dan anak perusahaannya.
Meski Apple tidak disebutkan namanya secara langsung, OFilm diketahui menerima bagian yang signifikan dari pendapatannya dari usaha patungan dan setelah interaksi berakhir menjual produksi kamera ke Chinese Wingtech.
Sebelum sanksi, Apple menerima komponen kamera dari OFilm, Sharp dan LG Innotek. Kini perusahaan pimpinan Tim Cook itu harus mencari mitra baru di Korea Selatan.
Selain rekanan terbesar di pasar komponen optik, LG Innotek, Apple, menurut rumor sudah melakukan pembicaraan dengan beberapa pabrikan kecil yang memproduksi sensor ToF serta drive untuk fokus optik dan modul lainnya.
![Ilustrasi konsol game. [Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/07/25/33844-ilustrasi-konsol-game.jpg)
Biasanya perusahaan sangat berhati-hati dalam pemilihan rekanan baru. Diperlukan waktu hingga dua tahun untuk menghubungi kontraktor, mendapatkan prototipe, menilai kualitas, memeriksa produksi; dan menganalisis situasi keuangan calon mitra, serta rencananya untuk pengembangan kapasitas.