Dilansir dari Live Science, Jumat (7/5/2021), beberapa fitur penguburan Mtoto mirip dengan penguburan sebelumnya oleh Homo sapiens dan Neanderthal.
Para peneliti juga menemukan bahwa lubang yang mengelilingi tubuh anak tersebut digali dengan sengaja, menunjukkan bahwa itu adalah penguburan yang sebenarnya dan bukan hanya "penyembunyian mayat".
![Homo Sapiens. [Froesch/Charlier/VisualForensic/UVSQ / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/07/48726-homo-sapiens.jpg)
Mengingat tubuh anak tersebut ditemukan di gua Panga ya Saidi, gua tersebut saat ini dianggap sebagai tempat suci oleh beberapa orang Kenya dan kemungkinan keyakinan serupa juga terjadi pada Zaman Batu.