Sekarang, Bill Gates, dalam sebuah wawancara, mengatakan sesuatu yang tidak hanya tidak disukai para pengkritiknya tetapi juga masyarakat umum.
Apa yang dikatakan Bill Gates ketika ditanya apakah teknologi vaksin Covid-19 harus dibagikan dengan negara berkembang
"Hal yang menahan banyak hal, dalam kasus ini, bukanlah kekayaan intelektual. Ini tidak seperti ada pabrik vaksin yang menganggur, dengan persetujuan peraturan, yang membuat vaksin yang secara ajaib aman," kata Bill Gates dilansir laman India Today, Selasa (4/5/2021).
Laporan dan kritikus melihat ini sebagai langkah egois yang mencatat bahwa menolak paten atau formula vaksin untuk negara berkembang, akan memungkinkan mereka menyuntik orang dengan vaksin yang lebih murah.
Bukan tanpa alasan, menurut Bill Gates, tidak mungkin sebuah perusahaan memindahkan vaksin ke negara berkembang.
Di sini dia merinci India dan bahwa tidak semua negara peduli untuk memindahkan keamanan vaksin. Dia menyatakan bahwa kalaupun itu terjadi, itu karena "hibah dan keahlian kami".
"Hanya ada begitu banyak pabrik vaksin di dunia, dan orang-orang sangat serius dengan keamanan vaksin," ujarnya.
![Lokasi kremasi di India. [Manjunath Kiran/AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/02/85909-lokasi-kremasi-di-india.jpg)
Memindahkan vaksin, katakanlah, dari pabrik (Johnson & Johnson) ke pabrik di India, itu hanya karena hibah dan keahlian pihaknya yang dapat terjadi sama sekali.
India memproduksi dan mengekspor vaksin dengan bantuan transfer teknologi
Baca Juga: Bikin Gempar, Sekelas Bill Gates dan Melinda Gates Bercerai!
India memproduksi vaksin dengan bantuan alih teknologi antara Serum Institute of India dan mitra Oxford, raksasa farmasi AstraZeneca bahkan sebelum uji klinis dimulai di India tahun lalu.