
Di sisi lain, lord pertama menjadi milik EVOS Legends yang dengan percaya diri mengancam base utama Bigetron Alpha di menit ke-11. Kematian Branz dan Matt menjadi kesempatan besar untuk Rekt dan kawan-kawan.
Usai berhasil mendapat kesempatan ini, EVOS langsung commit ke jajaran turret Bigetron Alpha di base utamanya. Kemenangan di game kelima lalu menjadi milik tim macan putih.
Membuka game keenam, Bigetron Alpha mengambil first pick dengan Renbo bersama Gloo, Branz dengan Granger, Kyy dengan Silvanna, Renbo dengan Change dan Matt dan Lapu Lapu.
Menantang tim robot, EVOS Legends membawa Rekt dengan Popol Kupa, Antimage dengan Pacquito, Luminaire dengan Estes, Clover dengan Harith dan Ferxic dengan Brodie.
Pada early game, masing-masing tim justru bermain sabar dan melakukan farming di jungle masing-masing. First blood berhasil dikantongi oleh Antimage dengan tumbangnya Branz.

Momen fight yang ditangani EVOS Legends di midlane justru berlangsung super rapi hingga membuat Bigetron Alpha kerepotan. Di sisi lain, Ferxic bersama Brodie menjadi ancaman usai mencuri buff milik Branz di jungle Bigetron Alpha.
Permainan tangguh ditunjukan Antimage usai masih tetap bertahan saat dikeroyok oleh 5 player Bigetron Alpha di menit ke-7. Base utama Bigetron Alpha langsung terancam di menit ke-10, beruntung Renbo dan kawan-kawan sukses menahan gempuran tersebut.
Tanpa bantuan lord sama sekali, EVOS Legends melakukan one straight push dengan hanya menggunakan gerombolan minion dari arah tengah. Tidak membutuhkan waktu lama, game keenam langsung diambil oleh EVOS Legends.
Kemenangan manis EVOS Legends di game keenam atas Bigetron Alpha ini membuat tim yang digawangi Luminaire, Ferxic, Rekt, Clover dan Antimage ini menjadi jawara MPL Season 7 yang berhak melaju ke turnamen MSC mewakili Indonesia nantinya.
Baca Juga: Wannn dan Ferxic Ada Kemungkinan Duet untuk EVOS Legends
Game super apik dari Luminaire bersama EVOS Legends membuat pemain yang sempat memutuskan rehat ini keluar sebagai MVP Grand Final MPL Season 7.