Suara.com - Facebook dan Microsoft bakal kembali memberlakukan kerja di kantor setelah lebih dari setahun karyawannya bekerja dari rumah karena pandemi Covid-19.
Dikutip dari The Verge, Selasa (30/3/2021), Facebook akan membuka kembali kantornya di Bay Area, California, termasuk kantor pusat Menlo Park.
Mereka akan memulainya dengan hanya 10 persen dari total karyawan untuk bekerja di sana.
Perusahaan juga berharap untuk tidak menerapkan lebih dari 50 persen karyawan bekerja di kantor sebelum September 2021.
Tak hanya pembatasan karyawan, Facebook juga akan mewajibkan masker, jaga jarak, hingga tes Covid-19 tiap minggu untuk para karyawan yang kembali bekerja di kantor.
Selain Facebook, Microsoft juga dikatakan kembali menerapkan work from office (WFO) dengan kembali membuka kantor pusatnya di Redmond, Washington DC, pada 29 Maret.
![Salah satu kantor Microsoft. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/08/13/29570-kantor-microsoft.jpg)
Perusahaan juga mengharapkan karyawan bisa bekerja full-time selama mereka ditugaskan bekerja di rumah.
Beberapa perusahaan teknologi lainnya juga berencana menerapkan kembali bekerja di kantor.
Karyawan Uber akan kembali bekerja di kantor pusat Mission Bay pada 29 Maret dengan kapasitas karyawan hanya 20 persen.
Baca Juga: Dituduh Diskriminasi ke Karyawan, Google Beri Kompensasi Rp 42 Miliar
Mereka juga bakal menerapkan protokol kesehatan seperti Facebook seperti masker, tes rutin, dan meminta karyawan untuk bekerja di rumah apabila ada keluarganya yang sakit.