Selama penerbangan pertama, helikopter akan naik ke ketinggian hingga 3 meter, melayang selama 30 detik, dan kembali mendarat dengan empat kakinya.
Uji coba penerbangan selanjutnya menargetkan ketinggian maksimum 5 meter.
Selama tiga hari pertama, tim Ingenuity akan bertujuan untuk mendemonstrasikan kemampuan terbang dasar. Penerbangan ideal Ingenuity akan menargetkan ketinggian 90 meter.
Selama penerbangan, Ingenuity hanya akan mengambil foto dan video menggunakan dua kamera onboard, tetapi tidak akan mengumpulkan data lain karena helikopter tersebut tidak membawa instrumen ilmiah.
Sementara itu, Perseverance akan mendokumentasikan penerbangan ini menggunakan sistem kamera Mastcam-Z dan dua mikrofon onboard.
Penjelajah merekamnya dari lokasi sekitar 60 meter dari lapangan terbang, sebuah tempat bernama Van Zyl Overlook.
![Perseverance di planet Mars. [NASA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/07/27/93124-perseverance.jpg)
Dalam misi penerbangan ini, tidak ada jaminan bahwa Ingenuity akan berhasil.
Helikopter senilai 85 juta dolar AS tersebut adalah eksperimen teknologi dan atmosfer Mars yang tipis membuat penerbangan di Planet Merah menjadi upaya yang menantang.
Tetapi jika Ingenuity benar-benar berhasil, ini akan membuka jalan eksplorasi Mars secara besar-besaran.
Baca Juga: Pertama Kalinya, NASA Mengukur Inti Mars
Misi Mars selanjutnya secara rutin dapat mencakup helikopter yang berfungsi sebagai pengintai penjelajah atau mengumpulkan data sendiri.