Suara.com - Januari lalu, smartphone misterius Realme dengan nomor model RMX3191 telah terdaftar di situs Peningkatan Penggunaan Produk dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian. Informasi terbaru menyatakan bahwa itu merupakan smartphone seri C terbaru perusahaan, Realme C25.
Hal ini diketahui dari kemunculan ponsel di situs benchmark Geekbench. Daftar tersebut menunjukkan ponsel dengan nomor model RMX3191 akan memiliki nama Realme C25.
Dalam laporan Gizmochina, Selasa (9/3/2021), Realme C25 akan ditenagai chipset MediaTek MT6768G atau nama lain dari Helio P65. Prosesor ini akan dipasangkan dengan RAM 4GB dan sistem operasi Android 11.
Dalam tes single-core dan multi-core Geekbench, perangkat mendapatkan skor masing-masing 383 dan 1309 poin. Sayangnya, detail lain dari Realme C25 masih belum terungkap.
Sebelumnya pada Januari lalu, Realme C25 dengan nomor model RMX3191 telah mendapatkan sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Smartphone yang sudah muncul pada 21 Januari lalu telah mendapatkan nilai TKDN sebesar 31,15 persen.
Nilai tersebut menunjukkan smartphone sudah siap dipasarkan di Indonesia. Sebagaimana diketahui, syarat penjualan menyatakan nilai TKDN harus di atas 30 persen.
Selain TKDN, Realme RMX3191 juga muncul di database National Broadcasting and Telecommunications Commission (NBTC) Thailand dan Eurasian Economic Commission (EEC) Eropa. Ketiga situs ini belum menampilkan nama Realme C25 sebelum diungkap oleh laman Geekbench.
Di sisi lain, ponsel seri C yang baru saja diluncurkan perusahaan adalah Realme C21. Ponsel ini meluncur perdana di Malaysia beberapa waktu lalu.
Ponsel ini memiliki layar 6,5 inci dengan notch mini-drop. Panel LCD menawarkan resolusi HD + 720 x 1600 piksel dan rasio aspek 20: 9. Realme C21 menawarkan rasio layar-ke-tubuh 89,5 persen.
Baca Juga: Bocoran Anyar Realme 8 Pro, Bawa Baterai 4.500mAh dan Kamera 108MP
Pabrikan mengklaim bahwa Realme C21 telah menerima sertifikasi TUV Rheinland untuk keandalan yang tinggi.