Ngeri! Arkeolog Temukan Kepala Perempuan dari Zaman Batu di Gua

Kamis, 04 Maret 2021 | 14:00 WIB
Ngeri! Arkeolog Temukan Kepala Perempuan dari Zaman Batu di Gua
Kepala perempuan dari zaman batu. [Plos One]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Para arkeolog menemukan kepala perempuan dari Zaman Batu yang dipenggal dan terguling ke dalam sebuah gua di Italia.

Setelah kematiannya sekitar 5.000 tahun yang lalu, tengkorak perempuan itu rupanya hanyut terbawa air dan lumpur dari situs pemakamannya, hingga masuk ke bebatuan terjal di sebuah gua curam.

Ketika para arkeolog menemukan tengkorak itu, tempat pemakamannya di poros gua sangat sulit dijangkau sehingga hanya satu arkeolog yang dapat masuk, dengan menggunakan peralatan panjat tebing.

Selama penyelidikan, para peneliti menemukan bahwa tengkorak itu sangat tergores. Tim ahli berspekulasi bahwa setelah perempuan ini meninggal, orang-orang di komunitasnya kemungkinan besar memotong-motong jenazahnya.

Diketahui sebagai praktik pemakaman yang dilakukan dari periode dan wilayah ini.

Setelah tengkoraknya dipisah dari bagian tubuh lainnya, sayangnya itu terseret ke dalam gua.

Kepala perempuan dari zaman batu. [Plos One]
Kepala perempuan dari zaman batu. [Plos One]

"Setelah perjalanan yang panjang, tengkorak itu secara tidak sengaja berakhir di gua. Seiring waktu, aktivitas geologi lubang pembuangan menciptakan sebuah gua, di mana tengkorak itu berada selama 5.600 tahun hingga ditemukan," kata Thomas Terberger, arkeolog di Lower Saxony State Office for Cultural Heritage, seperti dikutip dari Live Science, Kamis (4/3/2021).

Pemindaian CT dan analisis tengkorak mengungkapkan bahwa perempuan itu berusia antara 24 dan 35 tahun ketika meninggal.

Sementara penanggalan radiokarbon menunjukkan bahwa dia hidup antara 3630 dan 3380 SM, selama Zaman Batu Baru atau Neolitik.

Baca Juga: Misteri Danau Dipenuhi Ratusan Kerangka Manusia

Beberapa luka traumatis pada tengkorak perempuan itu membantu para peneliti menganalisis apa yang terjadi padanya. Satu luka yang penyok menunjukkan tanda-tanda penyembuhan, yang berarti terjadi saat dia masih hidup.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI