Elon Musk Klaim Kecepatan Internet Starlink Akan 2 Kali Lipat Tahun Ini

Rabu, 24 Februari 2021 | 07:30 WIB
Elon Musk Klaim Kecepatan Internet Starlink Akan 2 Kali Lipat Tahun Ini
Gambar pengambilan video SpaceX ini menunjukkan Starlink operasional pertama SpaceX selama peluncuran pada Falcon 9 yang digunakan kembali pada 11 November 2019 di Cape Canaveral, Florida. [HO/SPACEX/AFP]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - CEO SpaceX Elon Musk mengatakan, kecepatan layanan internet Starlink akan berlipat ganda pada 2021, setelah ratusan satelit Starlink dikirim ke orbit.

Saat ini, terdapat lebih dari 1.000 satelit Starlink di orbit rendah Bumi yang menyediakan jangkauan broadband untuk pengguna awal di Amerika Utara dan Inggris.

Elon Musk berencana membangun konstelasi hingga 40.000 satelit selama beberapa tahun ke depan.

Laju peluncuran Starlink meningkat karena SpaceX meningkatkan penggunaan kembali roket Falcon 9 dengan cepat.

Sebanyak empat peluncuran telah dilakukan pada 2021 setelah 14 peluncuran berhasil diselesaikan pada 2020.

Pemilik SpaceX owner dan CEO Tesla, Elon Musk berpose saat tiba di red carpet acara seremoni Axel Springer Awards di Berlin, Jerman (1/12/2020) [AFP/POOL/Britta Pedersen].
Pemilik SpaceX owner dan CEO Tesla, Elon Musk. [AFP/POOL/Britta Pedersen].

Pada tingkat saat ini, 30 peluncuran dapat dilakukan sebelum akhir tahun.

Setiap peluncuran akan membawa 60 satelit tambahan ke jaringan Starlink dan menawarkan kecepatan data serta latensi yang lebih baik.

"Kecepatan akan berlipat ganda menjadi ~300Mb/s dan latensi akan turun menjadi ~20ms akhir tahun ini," cuit Musk, seperti dikutip dari Independent, Rabu (24/2/2021).

Elon Musk memperluas ambisi perusahaannya untuk meningkatkan cakupan global dan mengklaim bahwa siapa pun yang memiliki Starlink Kit akan dapat mengakses jaringan sebelum 2022.

Baca Juga: Banyak Orang Kaya Baru Gara-gara Bitcoin Tembus Rp 741 Juta

Miliarder itu mengatakan bahwa layanannya paling baik berada di area dengan kepadatan populasi rendah hingga sedang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI