Fakta-fakta Bulan Purnama di Atas Kabah 29 Januari 2021

Rifan Aditya Suara.Com
Kamis, 28 Januari 2021 | 18:20 WIB
Fakta-fakta Bulan Purnama di Atas Kabah 29 Januari 2021
Ilustrasi Bulan Purnama, bulan purnama di atas Kabah dini hari ini, Jumat 29 Januari 2021. (Times of India)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Berikut ini fakta-fakta bulan purnama di atas Kabah yang akan terjadi dini hari ini, Jumat 29 Januari 2021.

Fenomena bulan purnama akan tepat berada di atas Ka’bah, Masjidil Haram, Mekkah akan terjadi pada pertengahan bulan Jumadil Akhir 1442 Hijriah atau bertepatan pada hari Jumat, 29 Januari 2021 pukul 00.43 waktu Arab Saudi atau sekitar pukul 04.34 WIB di waktu Indonesia.

Fenomena ini disebut sebagai Matahari Tanpa Bayangan Bulan (MTBB). MTBB adalah malam ketika bulan memasuki fase bulan purnama namun posisi bulan berada di tepat di atas sehingga seolah-olah tidak ada bayangan yang terbentuk.

Dalam fenomena bulan purnama ini, terdapat fakta-fakta menarik berdasarkan penjelasan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Apa saja fakta – fakta bulan purnama yang berada tepat di atas Ka’bah ini?

1.     Dapat digunakan untuk meluruskan arah kiblat

Fernomena bulan purnama di atas Ka’bah dapat menjadi momen yang dapat digunakan untuk meluruskan arah kiblat bagi setiap wilayah di belahan bumi yang mengalami malam hari selama bulan belum terbenam. Bulan purnama yang berada tepat di atas Ka’bah dapat menjadi patokan untuk meluruskan arah kiblat.

MTTB ini terjadi 147 menit setelah puncak fase purnama yang terjadi pada pukul 22.16 di waktu Arab Saudi sehingga piringan bulan yang menghadap bumi akan bercahaya dengan luasan 99,87% serta diameter sudut 0,52 derajat.

2.     Fenomena ini bisa disaksikan di Indonesia

Fakta selanjutnya adalah bulan punama ini dapat disaksikan langsung di Indonesia. Namun sebagian provinsi tidak dapat karena posisi bulan yang sudah terbenam.

Baca Juga: Besok Malam Anda Bisa Melihat Bulan Serigala di Langit, Begini Caranya!

Daerah yang tidak dapat menyaksikan fenomena ini adalah di provinsi Maluku, Papua Barat dan Papua.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI