Untuk penamaannya, secara historis, kawah Bulan dinamai menurut nama para ilmuwan, terutama astronom dan astronot.
Tradisi ini dimulai oleh Giovanni Riccioli pada abad ke-17 dan sekarang diresmikan oleh International Astronomical Union (IAU).

Namun, sepertinya IAU tidak akan mencari 100.000 nama orang untuk digunakan dalam penamaan kawah tersebut. Sebagian besar kawah yang saat ini dinamai menggunakan nama dari kawah terdekat yang lebih besar dan memiliki tambahan huruf.