Ilmuwan Identifikasi 100.000 Kawah Bulan Baru

Kamis, 24 Desember 2020 | 07:22 WIB
Ilmuwan Identifikasi 100.000 Kawah Bulan Baru
Kawah Bulan baru. [IFLscience]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Para ilmuwan telah mengidentifikasi secara resmi lebih dari 100.000 kawah Bulan baru. Sebelumnya, sebagian besar kawab Bulan belum mendapatkan pengakuan resmi dari para ahli.

Menggunakan kombinasi pengamatan dari pengorbit Chang'e dan kecerdasan buatan (AI), para ilmuwan menemukan total 109.956 kawah baru tak dikenal di Bulan, sebuah kemajuan besar dari 10.000 kawah yang terdaftar.

"Kawah tubrukan, yang dapat dianggap setara dengan fosil di Bulan adalah fitur permukaan Bulan yang paling dominan dan mencatat sejarah tata surya," kata Dr Chen Yang, ilmuwan yang memimpin penelitian dari Universitas Jilin, China, seperti dikutip IFL Science, Kamis (24/12/2020).

Kawah-kawah yang diabaikan sebelumnya berukuran hampir 500 kilometer. Dalam penelitian yang diterbitkan di Nature Communications, Yang dan timnya mengidentifikasi hampir 19.000 kawah yang lebih besar dari 8 kilometer.

Kawah Bulan baru. [Nature.com]
Kawah Bulan baru. [Nature.com]

"Alasan kami belum mengidentifikasi kawah ini sebelumnya adalah karena banyak kawah tidak memiliki garis yang jelas seperti yang terlihat saat melihat ke Bulan. Sebagian kawah yang terdegradasi oleh benturan susulan atau aktivitas vulkanik mungkin sulit ditemukan," tambah Yang.

Pengorbit Chang'e 1 dan Chang'e 2 milik China memberikan catatan lanskap Bulan masing-masing pada resolusi spasial 120 meter dan 7 meter.

Yang dan timnya melatih jaringan saraf dalam (deep neural network) untuk mengidentifikasi kawah dengan menunjukkan gambar beberapa kawah yang dikonfirmasi manusia.

Menggunakan resolusi 50 meter yang lebih terbatas dari Chang'e 2, para ilmuwan telah menemukan 100.000 kawah yang tak dikenal, meskipun beberapa di antaranya sudah tercantum di database yang belum diverifikasi.

Usia kawah yang lebih besar dapat diperkirakan berdasarkan faktor-faktor yang dapat diamati seperti jumlah dampak kecil yang terjadi di dalamnya.

Baca Juga: Terancam Punah, 2 Anak Paus Langka Terlihat di Perairan AS

Para ilmuwan memiliki jaringan saraf yang mengelompokkan semua kawah dengan ukuran lebih lebar dari 8 kilometer ke dalam empat rentang usia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI