Suara.com - Tahun ini diawali dengan dukungan MPL (Mobile Premier League) dalam Piala Presiden e-Sport 2020, sebagai mitra penyelenggara yang dibuka pada November 2019.
MPL berkontribusi mengadakan turnamen Fruit Dart dengan jumlah hadiah sebesar 250 juta untuk pemenangnya. Turnamen MPL ini mencatat lebih dari 50.000 pendaftar hingga masa registrasi ditutup.
“Ini merupakan turnamen game perorangan dengan jumlah pendaftar terbanyak yang pernah diselenggarakan di Indonesia," jelas Ridzki Syahputera, Country Head MPL Indonesia.
Atlet, gamer, dan para penggemar telah menginspirasi untuk meningkatkan performa aplikasi games MPL.
"Hal ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan pengalaman bermain game eSport yang lebih baik," ujarnya.
Pada Agustus 2020 MPL meluncurkan game berjudul Fantasy sepakbola, yang merupakan permainan liga fantasy untuk para pecinta sepakbola.
Menariknya, permainan fantasi milik MPL ini tak terbatas hanya dalam satu liga saja. Tercatat, berbagai liga dari seluruh penjuru dunia bisa dimainkan.
Perusahaan yang didirikan di India pada September 2018 ini telah merevolusi konsep mobile gaming dengan memperkenalkan sistem game berbasis reward. Pemain dapat menukarkan secara langsung reward menjadi saldo uang elektronik.
MPL ingin mematahkan stigma buruk masyarakat terhadap ungkapan bahwa bermain game, sama dengan mengurangi produktivitas seseorang karena bermain MPL pemain akan mendapatkan reward yang nyata.
Oleh sebab itu, pada Mei 2020 MPL mengumumkan secara resmi kemitraan dengan LinkAja, layanan uang elektronik nasional.
Baca Juga: Kalahkan Bren eSports, Alter Ego Angkat Piala MPL Invitational
“Dengan kemitraan ini, MPL berharap dapat mempermudah gamer kami untuk mengisi ulang dan menarik Berlian dengan lebih cepat dan aman,” tegas Ridzki.