November Catat Rekor Terpanas di Dunia, Ini Penjelasannya

Dythia Novianty Suara.Com
Selasa, 08 Desember 2020 | 07:30 WIB
November Catat Rekor Terpanas di Dunia, Ini Penjelasannya
Ilustrasi musim panas. [Shutterstock]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Siapa saja tentu merasakan, suhu udara bulan lalu sangat tinggi. Yup, November tercatat sebagai bulan terpanas dan Eropa memiliki suhu musim gugur tertinggi dalam sejarah.

Fenomena tersebut dicatat dari layanan pemantauan satelit UE. Suhu global lebih hangat 0,8C daripada biasanya pada November 1981-2010, dan di Eropa lebih panas 2,2C, menurut layanan Perubahan Iklim Copernicus (C3S).

Sebagaimana melansir laman Dailymail, Selasa (8/12/2020), Eropa Utara dan Siberia mengalami cuaca yang sangat tidak biasa, dengan Norwegia mengalami November terpanas bersama sejak 1900 dan Swedia dan Finlandia juga memecahkan rekor.

"Catatan ini konsisten dengan tren pemanasan jangka panjang dari iklim global," kata direktur C3S Carlo Buontempo.

Suhu udara November 2020. [Dailymail]
Suhu udara November 2020. [Dailymail]

Di Eropa, suhu musim gugur rata-rata 1.9C di atas rata-rata 30 tahun dan 0.4C lebih tinggi dari rekor sebelumnya pada 2006. Suhu 'jauh lebih tinggi dari rata-rata' di atas Pegunungan Alpen dan di sebagian besar Eropa utara bulan lalu. Di Eropa, November adalah rekor terpanas kedua bersama.

Cuaca juga 'sangat' hangat di sebagian besar Siberia dan Samudra Arktik, dengan suhu yang sangat tinggi di Kanada dan Alaska.

Amerika Selatan menyaksikan cuaca hangat di sebelah timur Andes 'di atas wilayah yang membentang dari Peru hingga Patagonia', sementara sebagian Australia menyaksikan gelombang panas dan negara itu secara keseluruhan mengalami rekor November terpanas.

Di AS, tahun hingga Oktober 2020 telah menyaksikan rekor suhu di Florida, New Mexico dan Arizona. Ada juga suhu yang sangat tinggi di sebagian besar Afrika pada November lalu, termasuk gelombang panas di Malawi dan Mozambik.

Beberapa bagian dunia mengalami cuaca yang lebih dingin dari rata-rata, termasuk beberapa bagian India, Pakistan, Kazakhstan, Brasil, dan Antartika.

Baca Juga: Peringatan! 2020 Jadi Tahun Terpanas Kedua dalam Sejarah

Namun, rata-rata global untuk November adalah yang tertinggi, dan lima tahun terpanas dalam sejarah semuanya terjadi sejak 2015.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI