Duar hidup katak selanjutnya ialah berudu mengalami perubahan bentuk. Berudu mulai memiliki kaki. Proses ketiga ini disebut juga berudu berkaki. Kaki-kaki mungil berudu tumbuh di bagian depan dan belakang, lalu ekornya mulai mengecil atau mneghilang.
4) Katak Muda
Perubahan bentuk selanjutnya dari daur hidup katak ialah menjadi katak muda. Ciri-cirinya katak sudah bisa tinggal di darat, tapi akan lebih sering kembali ke air. Bentuk fisiknya belum sempurna, masih memiliki ekor.
5) Katak Dewasa
Perubahan bentuk akhir dari proses daur hidup katak ialah menjadi katak dewasa. Ciri-ciri fisiknya menunjukkan sudah tidak memiliki ekor. Katak Dewasa masih bisa tinggal di air, tapi alat penapasan utamanya sudah berubah, yakni menggunakan paru-paru dan kulit. Wujud katak dewasa juga sesuai dengan jenisnya.
Daur hidup katak sepenuhnya sudah sempurna ketika ekor katak sudah sepenuhnya hilang. Hilang di sini bukan karena putus melainkan karena suatu sebab alamiah dari proses daur hidup kata. Proses itu disebut dengan lisosom atau proses penghancuran seluruh sel secara alami pada tubuh katak.
Perlu diketahui juga bahwa umur katak bisa sangat panjang, bergantung pada jenisnya. Beberapa jenis katak di Eropa bisa hidup dari 10 sampai 12 tahun lamanya. Selain itu, spesies katak terbesar ialah Katak Goliath yang ukurannya bisa mencapai 32 cm. Katak juga memiliki karakter suara yang khas. Bila musim hujan tiba, kamu akan lebih sering mendengar suara katak.
Demikian penjelasan singkat mengenai daur hidup katak. Semoga bermanfaat sebagai bahan pembelajaran mengenal sistem biologi katak.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: Apa Itu Hewan Vertebrata, Lengkap dengan Ciri-ciri dan Klasifikasinya