Pengertian Vegetatif Buatan dan Teknik-tekniknya

Rifan Aditya Suara.Com
Rabu, 02 Desember 2020 | 19:02 WIB
Pengertian Vegetatif Buatan dan Teknik-tekniknya
Vegetatif Buatan (sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Metode ini melibatkan pembengkokan cabang atau batang tanaman sehingga menyentuh tanah. Bagian cabang atau batang yang bersentuhan dengan tanah kemudian ditutup dengan tanah. Akar atau akar adventif yang memanjang dari struktur selain akar tanaman berkembang di bagian-bagian yang tertutup tanah dan tunas yang menempel (cabang atau batang) dengan akar baru dikenal sebagai lapisan.

Proses pelapisannya sebenarnya terjadi secara alami. Campur tangan manusia terjadi hanya ketika membengkokkan batang pohon yang diinginkan untuk tumbuh menjadi berakar sampai kemudian bisa dipisahkan dari induk batangnya lalu ditanam di tempat yang terpisah.

Caranya, cabang pohon yang terpilih dikikis dan ditutup dengan plastik untuk mengurangi hilangnya kelembaban. Setelah itu ditanam di dalam tanah. Akar baru akan berkembang di tempat cabang dikerok. Setelah beberapa waktu, cabang dikeluarkan dari dalam tanah dan dipotong dari induknya kemudian ditanam. Bisa dibayangkan?

4. Vegetatif Buatan Teknik Pengisap

Pengertian vegetatif buatan teknik pengisap ini merujuk kepada perilaku utama calon tanaman baru. Metode pembiakannya dilakukan dengan cara menempelkan cabang pohon calon tanaman baru pada tanaman induk.

Karena terlalu banyak anakan dapat menyebabkan ukuran tanaman lebih kecil, jumlah yang berlebih akan dipangkas. Anakan yang sudah siap, dipisah dari induk tanaman, dipotong dari tanaman induk dan dipindahkan ke area baru.

Penamaan teknik ini memang unik, perilaku calon tanaman baru mirip dengan parasit yang mengambil dulu nutrisi dari tanaman induk sampai dewasa, kemudian dipindahkan ke area baru.

5. Vegetatif Kultur Jaringan

Teknik ini merupakan teknik pembiakan sel tumbuhan yang dapat diambil dari berbagai bagian tumbuhan induk. Jaringan ditempatkan dalam wadah yang disterilkan dan dipelihara dalam media khusus sampai terbentuk massa sel yang disebut jaringan kalus.

Baca Juga: 6 Tanaman Hias yang Bisa Kamu Miliki untuk Percantik Rumahmu

Kalus kemudian dibiakkan dalam media yang sarat hormon penumbuh tanaman dan akhirnya berkembang menjadi planlet. Planlet adalah hasil perkembangan kalus yang telah nampak seperti tanaman aslinya, memiliki daun, batang, dan akar yang jelas. Saat ditanam, planlet yang sudah matang bisa tumbuh menjadi tanaman yang subur.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI