Meteorit Ini Jadi Bukti Ada Air di Mars 4,4 Tahun Lalu

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 01 November 2020 | 08:15 WIB
Meteorit Ini Jadi Bukti Ada Air di Mars 4,4 Tahun Lalu
Ilustrasi planet Mars (Shutterstock).
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

NWA adalah singkatan dari North West Africa dan nomornya adalah urutan meteorit secara resmi disetujui oleh Meteoritical Society, sebuah organisasi ilmu planet internasional.

Sudah diketahui bahwa kedua meteorit tersebut berasal dari Mars, berkat perbandingan dari bukti yang dikumpulkan oleh pendarat Mars.

Untuk mengonfirmasi asal Mars NWA 7533, perbandingan diambil dari misi Viking NASA pada 1970-an, yang mendaratkan beberapa instrumen buatan manusia paling awal di permukaan Planet Merah.

Planet Mars. [Shutterstock]
Planet Mars. [Shutterstock]

Beberapa meteorit ini mengandung gas yang terperangkap yang cocok dengan atmosfer Mars yang dianalisis oleh misi eksplorasi Mars, NASA Viking.

NWA 7533 dan NWA 7034 yang lebih terkenal, lebih dikenal sebagai 'Black Beauty', semuanya merupakan bagian dari grup yang sama setidaknya 10 fragmen, semuanya dengan nomor berbeda, menurut Mikouchi.

"Meteorit Mars ini memiliki rasio isotop oksigen yang berbeda, tetapi identik dari bahan luar angkasa lainnya, jadi kami tahu bahwa mereka berasal dari badan induk yang sama," katanya.

Semuanya jatuh di Bumi oleh peristiwa yang sama, tetapi mungkin terfragmentasi selama masuknya atmosfer dan tersebar di gurun Sahara.

"Kemudian orang-orang mengambilnya secara terpisah dan fragmen-fragmen itu memperoleh nama yang berbeda," ujar dia.

Pada 2013, NWA 7034 bertanggal 2,1 miliar tahun, meteorit Mars tertua kedua setelah NWA 7533. Para ilmuwan mengatakan, pada saat itu meteorit seukuran bola kriket mengandung bukti lebih banyak air daripada meteorit Mars lainnya yang ditemukan di Bumi.

Baca Juga: Eropa Ikut Andil Pembangunan Stasiun Luar Angkasa di Bulan

Sebagian dari NWA 7034 disumbangkan ke Universitas New Mexico oleh seorang Amerika yang membelinya dari pedagang meteorit Maroko. Banyak meteorit Mars yang ada saat ini telah ditemukan di Sahara. Studi baru telah diterbitkan di Science Advances.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI