Objek Antarbintang Pertama Ini Bisa Jadi Gumpalan Debu Kosmik

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 10 September 2020 | 11:31 WIB
Objek Antarbintang Pertama Ini Bisa Jadi Gumpalan Debu Kosmik
Oumuamua. [NASA]

Suara.com - Oumuamua merupakan objek antarbintang pertama yang dikenal melewati tata surya. Sejak benda itu melayang melalui tata surya, Oumuamua telah membuat penasaran dan membingungkan para ilmuwan. Sekarang, teori baru telah muncul dengan menyebut kemungkinan Oumuamua adalah gumpalan debu kosmik.

Para ilmuwan menyebutnya sebagai "dust bunny". Di Bumi, dust bunny adalah gumpalan debu dan puing yang terbentuk di bawah furnitur dan di sudut yang tidak dibersihkan secara teratur. Itu bisa terbuat dari rambut, serat, kulit mati, jaring laba-laba, debu, dan terkadang sampah dan puing ringan dan disatukan oleh listrik statis.

Tetapi para ilmuwan di balik studi baru ini menunjukkan bahwa Oumuamua bisa jadi pada dasarnya dust bunny berskala.

Penelitian yang dipimpin oleh Jane Luu, astronom di Universitas Oslo, Norwegia, menunjukkan bahwa batuan antarbintang bisa saja terbentuk dari debu yang tertiup dari inti komet di luar tata surya.

Ilustrasi Astronomi. [Shutterstock]
Ilustrasi Astronomi. [Shutterstock]

Batuan ini akan didorong melalui ruang angkasa oleh radiasi Matahari dan akhirnya melakukan perjalanan ke tata surya.

Setelah para ilmuwan menemukan Oumuamua pada 2017, para ahli merumuskan segudang teori tentang benda apa itu, bagaimana bisa terbentuk, dan bagaimana bisa bergerak begitu cepat di luar angkasa.

Teori yang mengelilingi objek harus memperhitungkan Oumuamua yang aneh, dengan bentuk seperti cerutu, dan bergerak pada kecepatan tinggi sekitar 57.000 mph.

Para ilmuwan telah mengusulkan bahwa mungkin benda itu adalah hidrogen padat yang berubah menjadi gas dan mendorong Oumuamua bergerak. Beberapa ilmuwan lain bahkan bertanya-tanya apakah batu itu mungkin merupakan teknologi alien.

Dalam penelitian baru, Luu dan timnya menyebut bahwa bongkahan besar batu mungkin pernah mematahkan inti komet dan saat partikel debu dan gas mengalir menjauh dari nukleus, itu akan menempelkan diri ke fragmen batuan, yang akhirnya membentuk Oumuamua.

baca juga

Seiring bertambahnya fragmen, gas yang mengalir menjauh dari komet pada akhirnya akan mendorong batuan debu tersebut ke luar angkasa.

Dilansir dari Space.com, Kamis (10/9/2020), para ilmuwan menduga komet aslinya adalah komet "periode panjang", yang membutuhkan waktu lama untuk mengitari bintang.

Gaya gravitasi komet yang lemah terhadap tekanan radiasi, membuat para ilmuwan berpikir bahwa objek yang dipisahkan dari komet induknya pada lintasan menuju ruang antarbintang, akhirnya membawanya pada perjalanan melalui tata surya.

Menurut Luu, dengan teknologi survei langit seperti teleskop Pan-STARRS 1, yang pertama kali menlihat Oumuamua, manusia akan mulai melihat semakin banyak "penyusup" antarbintang seperti Oumuamua.

Oumuamua, objek antarbintang yang diduga sebagai mata-mata alien, dalam rekaan seniman. Gambar ini dirilis oleh badan antariksa Eropa (ESA) pada 27 Juni 2018. [AFP/M. Kornmesser/ESA/Hubble]
Oumuamua, objek antarbintang yang diduga sebagai mata-mata alien, dalam rekaan seniman. Gambar ini dirilis oleh badan antariksa Eropa (ESA) pada 27 Juni 2018. [AFP/M. Kornmesser/ESA/Hubble]

Penelitian yang dipublikasikan di Astrophysical Journal Letters pada 4 September, mengamati objek baru antarbintang sangat penting karena kecepatan Oumuamua membuat para ahli hanya dapat mengamatinya di tata surya selama beberapa minggu.

Dengan melihat objek baru, para ilmuwan juga dapat melihat apakah objek tersebut terbentuk seperti yang diusulkan tim Luu dalam penelitiannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oumuamua Pesawat Alien? Ini Kata Penemunya

Oumuamua Pesawat Alien? Ini Kata Penemunya

Tekno | Kamis, 15 November 2018 | 21:51 WIB

Objek Mirip Rudal Disebut Mata-mata Alien? Ilmuwan Beda Suara

Objek Mirip Rudal Disebut Mata-mata Alien? Ilmuwan Beda Suara

Tekno | Sabtu, 10 November 2018 | 19:45 WIB

Asteroid Inikah yang Jadi Penyebab Pesawat NASA Rusak?

Asteroid Inikah yang Jadi Penyebab Pesawat NASA Rusak?

Tekno | Kamis, 08 November 2018 | 09:52 WIB

Objek Mirip Rudal yang Dekati Bumi Diduga Mata-mata Alien

Objek Mirip Rudal yang Dekati Bumi Diduga Mata-mata Alien

Tekno | Selasa, 06 November 2018 | 19:44 WIB

Alien Masuki Tata Surya?

Alien Masuki Tata Surya?

Tekno | Selasa, 12 Desember 2017 | 07:39 WIB

Terkuak Penampakan Asteroid 'Alien' Pertama Kunjungi Tata Surya

Terkuak Penampakan Asteroid 'Alien' Pertama Kunjungi Tata Surya

Tekno | Rabu, 22 November 2017 | 21:31 WIB

Terkini

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:42 WIB

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:20 WIB

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:19 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 20:10 WIB

Titi Anggraini dan Bivitri Jadi Ahli di Sidang PHPU Ijazah Gibran

Titi Anggraini dan Bivitri Jadi Ahli di Sidang PHPU Ijazah Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:09 WIB

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 20:06 WIB

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:05 WIB

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 20:00 WIB

×