Tidak Sengaja, Ilmuwan Ciptakan Ikan Hibrida dari Leluhur Dinosaurus

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Senin, 20 Juli 2020 | 07:04 WIB
Tidak Sengaja, Ilmuwan Ciptakan Ikan Hibrida dari Leluhur Dinosaurus
Paddlefish. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan dibuat terkejut dengan proses pembibitan ikan yang telah menghasilkan ikan hibrida baru. Ikan ini dibiakkan dari dua spesies terpisah, lebih jauh di pohon evolusi.

Diterbitkan dalam jurnal Genes, sebuah penelitian baru mengungkapkan bagaimana sperma dari paddlefish atau ikan dayung Amerika mampu membuahi telur dari sturgeon Rusia, untuk membuat kelompok hewan hibrida, yang dijuluki struddlefish dan belum penah terlihat sebelumnya.

Terdiri dari gamet tujuh individu, kelompok yang menunjukkan rasio fitur berbeda dari kedua spesies, dan tingkat kelangsungan hidup di luar 30 hari yang berkisar antara 62 persen hingga 74 persen.

Sturgeon sendiri mungkin tidak asing saat ini karena telurnya merupakan bahan yang dicari untuk kaviar mewah. Karnivora yang sangat besar ini merupakan ikan bertulang tertua yang masih hidup dan dapat ditemukan di sepanjang dasar sungai, danau, dan perairan pesisir di wilayah Eurasia dan Amerika Utara.

Sementara paddlefish Amerika disebut sebagai ikan primitif karena telah berevolusi sejak catatan fosil paling awal dari zaman Kapur Awal, sekitar 120 hingga 125 juta tahun yang lalu. Hewan ini memiliki tubuh seperti hiu dengan moncong panjang dan sangat sensitif yang melekat pada wajah.

Ikan hibrida unik dari leluhur nenek moyang, Struddlefish. [Mdpi.com]
Ikan hibrida unik dari leluhur nenek moyang, Struddlefish. [Mdpi.com]

Kedua hewan tersebut adalah beberapa spesies ikan terbesar dan paling lama hidup di dunia, dengan perbedaan kuno dari pohon evolusi yang membentuk keduanya sebagai fosil hidup. Keduanya ada di berbagai wilayah di Bumi dan terakhir memiliki leluhur yang sama ketika dinosaurus menjelajahi Bumi, membuat para ilmuwan berpikir bahwa kedua hewan itu terlalu jauh dihapus pada pohon evolusi untuk menjadi hibridisasi.

"Saya melakukan pengambilan ganda ketika saya melihatnya. Saya hanya tidak percaya itu. Saya pikir tidak ada jalan untuk melakukan hibridisasi antara sturgeon dan paddlefish," ucap Solomon David, ahli ekologi perairan di Nicholls State University di Louisiana, seperti dikutip dari IFL Science, Senin (20/7/2020).

Hal ini terjadi ketika para ilmuwan di Research Institute for Fisheries and Aquaculture, Hongaria, berusaha untuk memastikan apakah memasukkan reproduksi aseksual ke dalam paddlefish dan sturgeon dapat melindungi jumlah populasi keduanya yang semakin langka karena diburu dalam penangkapan ikan yang berlebihan, polusi, dan hilangnya habitat.

Alih-alih mendapatkan banyak klon paddlefish dan sturgeon, para ahli justru mendapatkan hewan baru dan karena kedua spesies ini memiliki beberapa sifat fisik, keturunan yang dihasilkan tampaknya dapat bertahan hidup.

Hibridisasi sebenarnya tidak dianjurkan dalam sains karena itu bisa berakhir fatal dan mengakibatkan bencana. Namun, para ilmuwan menekankan bahwa mereka tidak pernah ada niat untuk menggabungkan kedua spesies tersebut.

Kedua ikan saat ini memiliki lebih dari 100 keturunan yang masih hidup dari peristiwa hibridisasi, dengan beberapa individu memiliki dosis ganda DNA induk betina dan tampak lebih kuat, sementara yang lain mengalami split 50/50 dan merupakan gabungan dari dua spesies.

Seperti kebanyakan hibrida lainnya, keturunannya steril dan karenanya laboratorium tidak berniat menciptakan ikan yang lebih kuat. Hasil tak terduga dari pembibitan kedua spesies yang sangat jauh ini menunjukkan bahwa terkadang sesuatu yang mustahil juga dapat terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Identifikasi Enam Tipe Covid-19 Berbeda, Ini Gejalanya

Ilmuwan Identifikasi Enam Tipe Covid-19 Berbeda, Ini Gejalanya

Tekno | Minggu, 19 Juli 2020 | 06:30 WIB

Bantah Konspirasi, Begini Cara Ilmuwan Ketahui Covid-19 Tidak Dibuat di Lab

Bantah Konspirasi, Begini Cara Ilmuwan Ketahui Covid-19 Tidak Dibuat di Lab

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2020 | 17:30 WIB

Ilmuwan Turki Temukan Bakteri Baru Pada Ikan Trout, Bahaya Nggak Ya?

Ilmuwan Turki Temukan Bakteri Baru Pada Ikan Trout, Bahaya Nggak Ya?

Health | Jum'at, 17 Juli 2020 | 16:22 WIB

Terungkap, Kasus Pertama Bayi Terinfeksi Covid-19 saat Dalam Rahim

Terungkap, Kasus Pertama Bayi Terinfeksi Covid-19 saat Dalam Rahim

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2020 | 15:30 WIB

Diduga Penambahan Kasus Baru, Remaja Mongolia Ini Terserang Wabah Pes

Diduga Penambahan Kasus Baru, Remaja Mongolia Ini Terserang Wabah Pes

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2020 | 11:00 WIB

Ilmuwan Sebut Umur Bulan Jutaan Tahun Lebih Muda dari Perkiraan

Ilmuwan Sebut Umur Bulan Jutaan Tahun Lebih Muda dari Perkiraan

Tekno | Kamis, 16 Juli 2020 | 14:00 WIB

Terkini

5 Fakta Lonjakan Trafik Data Lebaran 2026 XLSMART, WhatsApp Naik 64%

5 Fakta Lonjakan Trafik Data Lebaran 2026 XLSMART, WhatsApp Naik 64%

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 11:54 WIB

HP Flagship Oppo Anyar Segera Rilis Bulan Ini, Bawa Dua Kamera 200 MP

HP Flagship Oppo Anyar Segera Rilis Bulan Ini, Bawa Dua Kamera 200 MP

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 11:14 WIB

6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari

6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 11:05 WIB

6 HP Warna Oranye Mirip iPhone 17 Pro yang Stylish dan Lebih Terjangkau

6 HP Warna Oranye Mirip iPhone 17 Pro yang Stylish dan Lebih Terjangkau

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 09:29 WIB

Redmi Note 15 SE Debut 2 April 2026: Harga Diprediksi Lebih Murah, Usung Baterai Jumbo

Redmi Note 15 SE Debut 2 April 2026: Harga Diprediksi Lebih Murah, Usung Baterai Jumbo

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 09:25 WIB

Peningkatan Harga PS5 Bikin Gamer Panik, Stok Konsol Menipis

Peningkatan Harga PS5 Bikin Gamer Panik, Stok Konsol Menipis

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 09:23 WIB

Bocoran Realme C100 5G dan C100i 4G! Layar 144Hz dan Baterai 7.000mAh Siap Guncang HP Murah

Bocoran Realme C100 5G dan C100i 4G! Layar 144Hz dan Baterai 7.000mAh Siap Guncang HP Murah

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 09:15 WIB

Nuon Siap Kuasai Pasar 175 Juta Gamer dengan Ekosistem Digital Terintegrasi

Nuon Siap Kuasai Pasar 175 Juta Gamer dengan Ekosistem Digital Terintegrasi

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 08:42 WIB

Garmin Approach G82, GPS Golf dengan Layar Terbesar dan Radar Canggih Bikin Permainan Makin Presisi

Garmin Approach G82, GPS Golf dengan Layar Terbesar dan Radar Canggih Bikin Permainan Makin Presisi

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 08:30 WIB

37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 April 2026, Peluang Dapat 9.999.999 FC Points

37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 April 2026, Peluang Dapat 9.999.999 FC Points

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 08:08 WIB