3. Tambahkan penekanan pada kata-kata
Pengguna tidak dibatasi hanya mengetik pesan di font WhatsApp dasar secara default. Tetapi pengguna juga dapat menambahkan penekanan melalui huruf tebal (bold), miring (italic), dan dicoret (strikethrough).
Jika pengguna ingin membuat kata tebal (bold), cukup tambahkan tanda bintang (*) di kedua sisi kata yang pengguna ketikkan. Untuk cetak miring (italic), tambahkan garis bawah (_) di kedua sisi, sementara untuk menghasilkan kata yang dicoret cukup tambahkan tilde (~) di kedua sisi.
4. Arsipkan obrolan
Saat pengguna mengarsipkan obrolan, obrolan itu tidak terhapus selamanya tetapi disembunyikan dari jendela obrolan utama sehingga mencegah orang lain lebih sulit untuk melihatnya secara sekilas.
![Tampilan mute dan pinned WhatsApp. [WhatsApp]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/04/16/47528-aplikasi-whatsapp.jpg)
Untuk mengarsipkan obrolan di iOS, geser dari kanan ke kiri pada jendela obrolan kemudian ketuk Arsip. Di Android, pengguna dapat menekan lama pada obrolan lalu ketuk pada folder arsip.
5. Membalas pesan obrolan grup secara pribadi
Tidak sedikit pengguna WhatsApp yang lebih nyaman berbicara dengan seseorang secara pribadi daripada di grup dengan banyak orang. WhatsApp memiliki fitur yang memungkinkan pengguna membalas pesan di grup secara pribadi.
Untuk pengguna iOS, tekan dan tahan pesan dalam obrolan > ketuk Lainnya > ketuk Balas Secara Pribadi. Sementara di Android, pengguna harus menekan dan menahan obrolan > ketuk tiga titik di sudut kanan atas > ketuk Balas Secara Pribadi.
Baca Juga: Astronom Temukan Bintang yang Lolos dari Gravitasi Lubang Hitam