Ini 5 Pandemi Terburuk dalam Sejarah

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 25 Maret 2020 | 15:30 WIB
Ini 5 Pandemi Terburuk dalam Sejarah
Pandemi virus flu babi (H1N1). [Sai Aung MAIN / AFP]

Suara.com - Sepanjang perjalanan sejarah umat manusia, wabah penyakit terkadang mengubah arah sejarah dan kadang-kadang menandakan akhir dari seluruh peradaban. Tak sendikit pandemi yang telah menelan banyak korban.

Dilansir dari Live Science, berikut lima pandemi terburuk yang pernah terjadi dalam sejarah manusia:

1. Black Death

Black Death atau disebut juga Wabah Hitam adalah suatu pandemi dahsyat yang pertama kali melanda Eropa pada pertengahan hingga akhir abad ke-14 (1346-1353).

Wabah penyakit ini muncul melalui tiga varian penularan. Paling umum merupakan Varian Pes berasal dari pembengkakan kelenjar getah bening yang muncul di leher korban, ketiak ataupun pangkal paha.

Varian kedua merupakan wabah Pneumonia yang menyerang sistem pernapasan dan disebarkan hanya dengan menghirup udara yang dihembuskan melalui korban.

Sementara varian ketiga merupakan penularan wabah Septicemia, wabah ini menyerang sistem darah. Pandemi ini disebut memusnahkan lebih dari setengah populasi Eropa.

2. Pandemi flu

Pandemi ini terjadi pada 1889-1890 dan merupakan pandemi influenza mematikan yang menewaskan sekitar 1 juta orang di seluruh dunia. Wabah ini dijuluki "flu Asia" atau "flu Rusia"

baca juga

Untuk beberapa waktu strain virus disebut sebagai subtipe virus Influenza A H2N2. Namun, baru-baru ini, jenis ini dinyatakan sebagai subtipe virus Influenza A H3N8.

3. Flu Spanyol

Flu Spanyol terjadi pada 1918 hingga 1920, sehingga juga dikenal sebagai pandemi flu 1918. Ini merupakan pandemi influenza kategori 5 yang mulai menyebar di Amerika Serikat, muncul di Afrika Barat dan Prancis, lalu menyebar hampir ke seluruh dunia.

Pandemi flu spanyol (YouTube/Live Science)
Pandemi flu spanyol (YouTube/Live Science)

Penyakit ini disebabkan oleh Virus Influenza Tipe A subtipe H1N1. Kebanyakan korban pandemi ini adalah orang dewasa dan muda. Diperkirakan 50 sampai 100 juta orang di seluruh dunia meninggal.

4. Flu Asia

Flu Asia adalah pandemi influenza virus A kategori 2 yang berasal dari China pada awal 1956 yang berlangsung hingga 1958. Virus yang menyebabkan pandemi ini disebut campuran dari virus flu burung.

Virus ini pertama kali diidentifikasi di Guizhou lalu menyebar ke Singapura pada Februari 1957, mencapai Hong Kong pada bulan April, dan Amerika Serikat pada bulan Juni pada tahun yang sama.

Korban meninggal di Amerika Serikat sekitar 116 ribu jiwa. Sementara perkiraan kematian di seluruh dunia yang disebabkan oleh pandemi ini sangat bervariasi tergantung pada sumbernya, mulai dari 1 juta hingga 4 juta, dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan sekitar 2 juta.

5. Flu babi H1N1

Flu babi terjadi pada 2009 hingga 2010. Galur virus ini diperkirakan sebagai mutasi empat galur virus influenza A subtipe H1N1, yaitu dua endemik pada manusia, satu endemik pada burung, dan dua endemik pada babi. Menurut sumber, flu babi berasal dari Meksiko pada musim semi 2009 sebelum menyebar ke seluruh dunia.

Menurut CDC, dalam satu tahun, virus itu menginfeksi sebanyak 1,4 miliar orang di seluruh dunia dan menewaskan antara 151.700 dan 575.400 orang. WHO secara resmi menyatakan wabah ini sebagai pandemi pada 11 Juni 2009.

Flu babi terutama menyerang anak-anak dan orang dewasa muda, dan 80 persen kematian terjadi pada orang yang lebih muda dari usia 65 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Bill Gates Soal Akhir Pandemi Virus Corona

Prediksi Bill Gates Soal Akhir Pandemi Virus Corona

Tekno | Rabu, 25 Maret 2020 | 13:00 WIB

Ini Mengapa Orang Masih Berkeliaran Saat Pandemi Corona Covid-19

Ini Mengapa Orang Masih Berkeliaran Saat Pandemi Corona Covid-19

Health | Rabu, 25 Maret 2020 | 12:30 WIB

Mirip Sel Virus, Penampakan Gorengan Bakwan Ini Bikin Heboh

Mirip Sel Virus, Penampakan Gorengan Bakwan Ini Bikin Heboh

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2020 | 08:45 WIB

Pandemi Covid-19 Berlalu, Tembok Besar China Dibuka Kembali

Pandemi Covid-19 Berlalu, Tembok Besar China Dibuka Kembali

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2020 | 06:14 WIB

Beda Cara Dua Kota di AS Hadapi Wabah yang Merenggut 50 Juta Jiwa

Beda Cara Dua Kota di AS Hadapi Wabah yang Merenggut 50 Juta Jiwa

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 08:05 WIB

Pria Ini Lupa Copot Masker saat Makan, Warganet: Untung Kamu Ganteng!

Pria Ini Lupa Copot Masker saat Makan, Warganet: Untung Kamu Ganteng!

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2020 | 09:32 WIB

Terkini

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

×