Review realme X2 Pro: Ponsel Snapdragon 855+ Paling Dinanti

Rabu, 27 November 2019 | 15:00 WIB
Review realme X2 Pro: Ponsel Snapdragon 855+ Paling Dinanti
Unboxing realme x2 pro dan head set [Suara.com/Tivan Rahmat].
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Layar

Layar realme X2 Pro berukuran 6,5 inci beresolusi 2.400 x 1.080 piksel dengan panel Super AMOLED yang kaya warna, namun hemat daya.

Karena layarnya menggunakan panel Super AMOLED, sensor pemindai sidik jari ponsel ini berada di bawah layar (in-display fingerprint) dan mampu merespon hanya dalam waktu 0,23 detik saja.

Bila dibandingkan dengan pendahulunya, proses identifikasi sidik jari pengguna menjadi lebih cepat 40 persen seiring dengan keberadaan modul pemindai sidik jari optik terbaru dari Goodix 3.0 yang menjanjikan identifikasi multi-monitor yang lebih responsif.

Selain itu, layar realme X2 Pro sudah memiliki refresh rate yang cukup tinggi yakni mencapai 90Hz yang menawarkan peningkatan 50 persen dengan nol lag, memungkinkan gambar pada layar meluncur dengan halus. Dijuluki 90Hz Ultra Smooth Display, realme X2 Pro juga menjadi smartphone pertama di Indonesia yang memiliki layar dengan refresh rate 90Hz.

Jarak antara layar dengan bodi ponsel juga kian menipis karena rasio screen to body ponsel ini menembus 91,7 persen. Dengan kombinasi refresh rate tinggi dan layar luas, realme X2 Pro dipastikan bakal memanjakan para penggila game mobile.

Ultrawide  [Suara.com/Tivan Rahmat].
Ultrawide [Suara.com/Tivan Rahmat].

Kamera

Kamera menjadi salah satu sektor yang menarik untuk diulas dalam review realme X2 Pro. Meski di atas kertas resolusi kamera terbesarnya sama seperti realme XT, yaitu 64 MP, namun gambar yang dihasilkan berbeda.

Sekadar pengingat, kamera belakang realme X2 Pro mengusung Quad Camera dengan komposisi kamera utama 64 MP, lensa telefoto 13 MP, lensa ultra-wide 8 MP, dan lensa portrait 2 MP. Sementara untuk bagian depannya, terpasang kamera selfie beresolusi 16 MP.

Baca Juga: Ditanya Soal Rio Haryanto, Inilah Pujian Luis Leeds

Secara teknis, kamera utama 64 MP pada realme X2 Pro menggunakan sensor Samsung Isocell GW1 64MP 1/1,72 inci, aperture f/1,8, dan lensa 6P. Kombinasi ini lantas disandingkan dengan mekanisme binning piksel cerdas 4-in-1 Quad Bayer yang menggabungkan empat piksel terdekat menjadi satu pixel besar 1,6 μm.

Bagian kamera paling menarik justru ada pada keberanian realme yang memasang lensa telefoto untuk pertama kalinya, dengan memakai beberapa modul yang terdiri dari Hybrid Optical 2X, zoom Hybrid Optical 5X, dan zoom Hybrid 20X. Terobosan inovasi ini menghasilkan gambar yang cukup tajam, meski objek diperbesar beberapa kali.

Beralih ke lensa ultra-wide, sensor 8 MP dengan bukaan diafragma f/2.2 membuat realme X2 Pro mampu menangkap obyek seluas 115 derajat. Sementara satu lensa tersisa, yaitu depth effect alias bokeh beresolusi 2 MP, menghasilkan foto potret yang rapi.

Seperti produk realme lainnya, ponsel ini juga masih memiliki fitur Nightscape yang kini sudah diperbarui ke versi 2.0. Mode ini menggabungkan AI dan sintesis multi-frame untuk mencapai pengurangan noise, anti-shake genggaman, mengurangi pijar cahaya, dan meningkatkan dynamic range.

Beralih ke bagian depan, realme X2 Pro memiliki kamera selfie 16 MP dengan aperture f/2,0, lensa 5P, dan dilengkapi dengan teknologi Quad Bayer intelligent four-in-1 pixel yang dapat mensintesis piksel besar 2,0 μm.

Hasilnya, kemampuan kamera untuk mengambil foto selfie masih tetap ciamik meskipun diambil dalam pencahayaan yang minim. Ini berkat mode Nightscape sudah didukung di kamera depan realme X2 Pro.

Jangan lupakan fitur AI Intelligent Beauty yang mampu mengidentifikasi 296 titik deteksi wajah agar hasil foto terlihat lebih natural dan tidak berlebihan.

Sedangkan saat dipakai untuk merekam video, ponsel ini sanggup menjalankan resolusi 4K. Selain itu, ada juga fitur Ultra Steady membuat hasil video yang lebih smooth dan stabil. Namun ketika mode ini diaktifkan, resolusi video yang bisa diambil adalah 1080p. Tak masalah karena fitur Ultra Steady ini lebih dari cukup ketika merekam gambar.

Sementara video slow motion-nya bisa diapcu hingga kecepatan 960 fps. Hasil video gerak lambatnya bisa maksimal di kecepatan ini, asalkan pencahayaannya memadai.

Telefoto 5x Zoom  [Suara.com/Tivan Rahmat].
Telefoto 5x Zoom [Suara.com/Tivan Rahmat].

Performa

Nah, daya tarik utama realme X2 Pro berada pada chipset Snapdragon 855+. SoC ini mengintegrasikan delapan-core Kryo CPU dan GPU Adreno 640. Dibandingkan dengan Snapdragon 855, terdapat peningkatan hingga 5 persen untuk inti CPU tunggal (single-core) dan peningkatan 15 persen untuk kinerja rendering GPU.

Lebih lanjut, SoC ini mendukung Snapdragon Elite Gaming dan tampilan Quad HD+ yang menawarkan pengalaman bermain game yang menakjubkan. Tak hanya itu, performa chipset juga dikombinasikan dengan RAM 12 GB (LPDDR4X) dan penyimpanan internal sebesar 256 GB UFS 3.0.

Sedangkan untuk mengetahui kemampuan teknisnya, Suara.com menggunakan bantuan dua aplikasi benchmark, yaitu AnTuTu dan Geekbench 5.

Hasilnya, skor AnTuTu realme X2 Pro mencapai 451950. Sementara Geekbench 5 memberikan nilai 669 untuk single-core dan 1775 untuk multi-core.

Auto Mode  [Suara.com/Tivan Rahmat].
Auto Mode [Suara.com/Tivan Rahmat].

Gaming

Dengan HyperBoost 2.0, pengguna dapat menyimpan game mereka di Game Space, sementara Game Assistant mengelola game mereka dan mengirimkan pemberitahuan ketika game sedang berlangsung.

Jika pengguna sedang tidak ingin diganggu saat sedang bermain game, mereka bisa menggunakan mode Do Not Disturb. Sementara Frame Boost 2.0 meningkatkan stabilitas dalam game hingga 18 persen.

Adapun Touch Boost 2.0 meningkatkan respons sentuh di seluruh sistem sebesar 35,2 persen. Sekedar mengingatkan layar realme X2 Pro memiliki refresh rate 90Hz dan berjalan diatas panel Super AMOLED. Ringkasnya, ponsel ini bisa membuat pengguna betah berlama-lama bermain game.

Hasil foto super macro  [Suara.com/Tivan Rahmat].
Hasil foto super macro [Suara.com/Tivan Rahmat].

Jadi saat Suara.com memainkan game-game populer di Android, mulai dari Mobile Legends, PUBG Mobile, hingga Call of Duty: Mobile, game bisa dimainkan dalam pengaturan grafis tinggi, tanpa lag, dan anti panas.

Laman berikutnya adalah soal audio dan baterai yang tak boleh dilewatkan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI