CEO FaceApp Yaroslav Goncharov, menyampaikan permintaan maafnya kepada tentang kritik tersebut, melalui Mashable.
"Kami sangat prihatin atas masalah yang tidak diragukan keseriusannya ini," tulis Goncharov.
Menurutnya, ini adalah efek samping yang tidak diharapkan dari perbuatan yang telah dilakukan. Untuk menekan masalah ini berkembang luas, pihak Goncharov menjanjikan akan mengubah nama efek untuk menimbulkan konotasi positif.
Jika Anda mengunduh aplikasi tersebut di hari ini, opsi "panas" sekarang diberi label "percikan" (setidaknya untuk iOS). Goncharov mengatakan kepada Mashable bahwa timnya sedang mengerjakan perbaikan secara lengkap dalam waktu dekat.
Ini bukan pertama kalinya sebuah aplikasi dituduh melakukan rasisme karena mengubah penampilan pengguna. Snapchat telah dipanggil karena filter Bob Marley yang menempatkan orang di berkulit hitam dan oleh para kritikus disebut filter "yellowface" -nya.