Suara.com - Go-Jek mulai bergerak massif membesarkan layanan taksi daring (online) mereka, dengan menghadirkan Go-Car. Kompetitor Grab itu mengumumkan pembukaan pendaftaran pengemudi Go-Car di 10 kota besar Indonesia.
Korporasi karya anak negeri sendiri itu, menurut keterangan pers resmi dari Go-Jek pada Jumat (27/5/2016), menginisiasi perekrutan di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, Yogyakarta dan Balikpapan.
Chief Executive Officer Go-Jek, Nadiem Makarim menerangkan, hal tersebut dilakukan agar layanan Go-Car dapat lebih dinikmati di kota-kota tersebut.
“Selama ini, Go-Jek sebagai layanan pemesanan berbasis aplikasi telah berperan membantu masyarakat Indonesia mengakses moda transportasi yang cepat dengan harga transparan dan pasti melalui Go-Ride. Kami percaya dengan hadirnya Go-Car, masyarakat akan memiliki lebih banyak alternatif berkendara dengan harga kompetitif,” ungkap Nadiem.
Dia juga menjelaskan, Go-Jek telah memenuhi kriteria legalitas jasa kendaraan roda empat dari pemerintah.
“Go-Jek akan membantu para calon mitra yang akan bergabung dengan Go-Car untuk memastikan bahwa kendaraan yang akan digunakan mitra Go-Car dapat memenuhi persyaratan sesuai regulasi pemerintah yang ada. Selain itu, dengan bergabung bersama Go-Car, para mitra driver dapat meningkatkan pendapatannya sambil mengatur sendiri waktu kerja yang cocok dengan mereka,” imbuh Nadiem.
Pendaftaraan mitra driver Go-Car ini terbuka untuk mitra perseorangan dan usaha sewa mobil. Artinya, mereka yang telah memiliki maupun yang belum memiliki kendaraan roda empat dapat bergabung menjadi mitra Go-Car sesuai dengan kondisi dan ketentuan yang berlaku.