Jepang Bantai Ratusan Ekor Paus Bunting dalam 4 Bulan

Liberty Jemadu Suara.Com
Kamis, 24 Maret 2016 | 17:45 WIB
Jepang Bantai Ratusan Ekor Paus Bunting dalam 4 Bulan
Ilustrasi bangkai paus (Shutterstock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Armada perburuan paus Jepang pada Kamis (24/3/2016) kembali ke Shimonoseki, sebuah pelabuhan di barat daya Jepang, dengan membawa 333 ekor paus minke yang dibantainya sejak perjalanan itu dimulai pada Desember lalu.

Ini adalah perburuan paus pertama Jepang setelah sempat menghentikan aksi keji itu selama setahun setelah dilarang oleh Mahkamah Internasional pada 2014. Dalam perburuan terbaru ini Jepang mengirim armada yang terdiri dari empat kapal.

Dari perjalanan selama empat bulan itu, mereka membawa pulang 103 ekor paus jantan dan 230 betina, demikian dikatakan Badan Perikanan Jepang. Ironisnya, 90 persen dari paus betina yang dibantai sedang dalam kondisi bunting.

"Jumlah betina yang bunting sesuai dengan jumlah hasil buruan sebelumnya. Itu berarti, pembiakan paus minke di Antartika masih dalam kondisi baik," bunyi pernyataan badan tersebut.

Pengiriman armada perburuan paus Jepang sendiri ditentang oleh dunia, termasuk oleh sekutu terdekatnya, Amerika Serikat.

Jepang, yang sejak lama bersikeras bahwa paus tidak termasuk dalam spesies binatang yang terancam punah, beralasan bahwa mengonsumsi paus adalah bagian dari budayanya.

Praktik perburuan paus, yang oleh Jepang diberi kedok "perburuan untuk tujuan penelitian ilmiah", dimulai negara itu pada 1987, setahun setelah perjanjian internasional yang melarang perburuan paus berlaku.

Jepang menargetkan menangkap 4.000 ekor paus dalam 12 tahun mendatang. (Reuters)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI