Seratus Juta Jam Video Ditonton Setiap Hari di Facebook

Liberty Jemadu Suara.Com
Kamis, 28 Januari 2016 | 15:40 WIB
Seratus Juta Jam Video Ditonton Setiap Hari di Facebook
Tampilan media sosial Facebook di website yang didominasi warna biru (Shutterstock).
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Facebook, pada Rabu (27/1/2016), mengumumkan bahwa pada 2015 penggunanya menonton 100 juta jam video per hari. Mark Zuckerberg, pendiri dan bos Facebook, juga mengatakan bahwa 500 juta orang menonton video di media sosial itu setiap harinya.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa video kini menjadi pilar penting bagi Facebook dalam persaingan di industri media sosial dan diperkirakan akan memberikan tekanan signifikan terhadap YouTube, layanan video internet milik Google, yang sejauh ini mendominasi dunia.

"Kami kini sedang mengeksplorasi cara-cara baru untuk memberikan tempat khusus di Facebook bagi mereka yang ingin menonton video," kata Zuckerberg seperti dikutip Recode.

Meningkatnya pengakses dan pengunggah video di Facebook bermakna sangat penting bagi pertumbuhan media sosial itu, karena video kini menjadi salah satu produk penting untuk menarik para pengiklan.

Dalam beberapa tahun terakhir Facebook sendiri memang berupaya keras untuk menambah semakin banyak konten video dan terus membujuk para pengiklan untuk mengalihkan anggaran iklannya dari televisi ke video berbasis internet.

Pada 2015 sendiri pengguna Facebook sudah mencapai 1,59 miliar. Dari miliaran pengguna yang dijual kepada pengiklan itu, Facebook meraup kuntungan bersih 3,69 miliar dolar AS atau sekitar Rp51,1 triliun pada 2015, demikian lapor Economic Times.

"Tahun 2015 adalah tahun yang hebat bagi Facebook. Komunitas kami terus bertumbuh dan bisnis kami melesat," kata Zuckerberg.

Keuntungan Facebook diperoleh sebagian besar dari iklan dan pada kuartal empat 2015, 80 persen iklan yang masuk menyasar ke Facebook Mobile, ditayangkan dalam aplikasi Facebook di telepon seluler pintar dan tablet.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI