Keunggulan Lebanon tidak bertahan lama. Berkat tembakan dua dan tiga angka dari Guerschon Yabusele dan Evan Fournier membuat Prancis kembali unggul 43-42.
Kedua tim saling salip poin setelahnya. Lebanon yang tampil lebih rapi mampu menutup kuarter ketiga dengan keunggulan tipis 59-58.
Permainan sengit masih terjadi pada kuarter terakhir. Prancis yang menyandang tim unggulan cukup kesulitan untuk menjauh. Kedua tim saling berbalas poin hingga kemudian pada laga yang menyisakan lima menit, melalui dunk Isaia Cordinier, Les Bleus unggul jauh untuk pertama kalinya dengan selisih sembilan angka dengan skor 74-65.
Setelahnya, Prancis tampil lebih tenang. Tembakan tiga angka Nicolas Batum menyegel kuarter keempat untuk kemenangan timnya dengan skor 85-79. Bintang pada laga ini adalah Guerschon Yabusele yang tampil gemilang dengan 18 poin, 3 rebound, dan 1 assist.
Kemenangan ini membuat Prancis menempati posisi ketiga klasemen akhir Grup H dengan empat poin, hasil dua kali kalah dan satu menang. Sementara itu, kekalahan ini membuat Lebanon menjadi juru kunci setelah gagal menang dalam tiga laga.
Kedua tim gagal lolos ke babak selanjutnya dan harus puas bertarung pada babak klasifikasi untuk memperebutkan posisi 17-32. (Antara)