Suara.com - Sirkuit Ricardo Tormo pada akhir pekan ini akan menggelar Grand Prix Valencia ke-25 sejak pertama kali masuk kalender MotoGP pada 1999. Pembalap tuan rumah punya rekor bagus di sirkuit sepanjang 4,005 km tersebut.
Trek sepanjang 4 km dengan sembilan tikungan kiri dan lima kanan itu menyandang nama pebalap Spanyol Ricardo Tormo yang merupakan juara dunia 50cc pada 1978 dan 1981.
Merebut 15 kemenangan Grand Prix kelas 50cc dan empat dalam kelas 125cc, Tormo mengakhiri kariernya pada 1984 karena cedera kaki setelah kecelakaan saat tes. Tormo meninggal dunia pada 1998 karena leukimia.
Statistik MotoGP mencatat 12 balapan kelas premier di Valencia telah dijuarai pembalap tuan rumah.
Mereka adalah Sete Gibernau (500cc/2001), Dani Pedrosa (2007, 2009, 2012, dan 2017), Jorge Lorenzo (2010,2013, 2015, 2016) dan Marc Marquez (2014, 2019) dan Joan Mir (2020/1)
Mulai 2007 hingga 2021, hanya empat pebalap non Spanyol tercatat menjuarai balapan Valencia, yakni Casey Stoner (2008 dan 2011), Andrea Dovizioso (2018), Franco Morbidelli (2020/2), dan Francesco Bagnaia (2021).
Honda terakhir kali menang di Valencia lewat Marquez pada 2019. Honda menjadi pabrikan paling sukses di Valencia dengan mengantongi 10 kali menjuarai kelas premier dari enam pebalap berbeda: Alex Barros (2002), Valentino Rossi (2003), Marco Melandri (2005), Dani Pedrosa (2007, 2009, 2012, 2017), Casey Stoner (2011) dan Marc Marquez (2014 and 2019).
Sedangkan Yamaha merasakan delapan kemenangan kelas premier di sana lewat Régis Laconi (1999), Garry McCoy (2000), Valentino Rossi (2004), Jorge Lorenzo (2010, 2013, 2015, 2016) dan Franco Morbidelli (2020/2).
Ducati menikmati empat podium teratas Valencia berkat sukses Troy Bayliss pada 2006, Casey Stoner (2008), Andrea Dovizioso (2018) dan Francesco Bagnaia (2021).
Baca Juga: Bagnaia dan Quartararo Perebutkan Gelar Juara Dunia MotoGP di Valencia, Siapa Juaranya?
Suzuki dua kali memenangi balap kelas premier di Valencia lewat Sete Gibernau (2001) dan Joan Mir (2020/1). Alex Rins start P2 pada 2018 dan 2020/1, yang menjadi hasil kualifikasi terbaik Suzuki di trek itu setelah pole Kenny Robert Jr. pada 2000.