Cara Memukul Spike dalam Permainan Bola Voli

Reky Kalumata Suara.Com
Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:36 WIB
Cara Memukul Spike dalam Permainan Bola Voli
Ilustrasi - Pebola voli Bandung BJB Tandamata Madeline Jazmine (kiri) melakukan smes kearah pertahanan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia pada babak grand final putri Proliga 2022 di Padepokan Voli Jendral Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/3/2022). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

1. Ambil Posisi

Sebelum melakukan pukulan Spike, pemain harus mengambil posisi. Biasanya, Spike dilakukan para pemain depan dalam permainan voli.

Para pemain depan ini harus mengambil posisi di sisi lapangan, entah itu sisi kanan maupun sisi kiri. Hal ini bertujuan agar pemain bisa mengambil ancang-ancang.

2. Perhatikan Setter

Spike bisa dilakukan dengan baik tergantung cara Setter atau Tosser menempatkan bolanya di atas net agar sesuai dengan posisi pemain yang melakukan Smash.

Sebelum melakukan Spike, lihat posisi Setter dan lihat ke mana arah bola akan dituju agar bisa mengambil ancang-ancang dalam melakukan lompatan dan melepaskan pukulan sekuat tenaga.

Biasanya, seorang Setter memiliki sandi-sandi khusus kepada para penyerang sebelum melepaskan bola ke posisi yang diinginkan, agar bisa membingungkan lawan yang bersiap melakukan Block.

3. Ambil Ancang-ancang

Saat hendak melakukan Spike, pemain harus memiliki kuda-kuda yang kuat dan berdiri tegak agar bisa melepaskan pukulan sekuat tenaga.

Baca Juga: BIN Samator Susul Pasundan ke Final Four Livoli Divisi Utama 2022

Bagi pengguna tangan kanan, maka saat berdiri kaki kiri harus di belakang kaki kanan. Begitu juga sebaliknya, agar bisa memberikan kekuatan saat melompat dan melepaskan pukulan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI