FIA Rilis Kalender F1 2023, Catat Rekor Baru Gelar 24 Balapan

Reky Kalumata Suara.Com
Rabu, 21 September 2022 | 07:11 WIB
FIA Rilis Kalender F1 2023, Catat Rekor Baru Gelar 24 Balapan
Balap Formula 1 GP Austria. [AFP]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Formula 1 mencetak rekor baru dengan menjadwalkan 24 balapan pada kalender musim 2023 dengan mempertahankan Grand Prix Monako yang sempat terancam dihilangkan dari sirkus balapan "jet darat" itu.

FIA menyetujui kalender musim tahun depan itu pada Selasa yang juga akan menampilkan debut Las Vegas dengan balapan malamnya sebagai seri penultima musim November nanti, yang menjadi balapan ketiga yang digelar di Amerika Serikat pada musim depan.

Bahrain akan menjadi seri pembuka pada 5 Maret sedangkan Abu Dhabi tetap memegang kehormatan sebagai seri penutup musim pada 26 November.

Qatar kembali masuk kalender menempati slot 8 Oktober. Negara Timur Tengah itu tahun ini tidak menggelar balapan F1 karena sedang bersiap menjadi tuan rumah Piala dunia.

China juga kembali masuk kalender meski diterpa ketidakjelasan dampak pembatasan COVID-19 di negara tersebut.

Sirkuit jalan raya di Monte Carlo, Monako, akan sibuk dan bising pada 28 Mei sebagai seri kedelapan dan menjadi bagian triple header yang diapit Imola dan Barcelona.

Sedangkan Sirkuit Paul Ricard di Le Castellet, Prancis, tidak menjadi bagian dari kalender musim depan seperti telah diumumkan sebelumnya.

Kalender musim tahun depan juga didesain untuk menghindari bentrok dengan ajang 24 Hours Le Mans yang bakal merayakan hari jadi ke-100 pada 10-11 Juni tahun depan.

"Kehadiran 24 balapan di kalender Kejuaraan Dunia FIA F1 2023 adalah bukti lebih lanjut dari pertumbuhan dan daya tarik olahraga ini di skala global," kata presiden FIA Mohammed Ben Sulayem dalam laman resmi F1 seperti dimuat ANTARA.

Baca Juga: Alex Albon Tinggalkan Rumah Sakit Setelah Jalani Operasi

Penambahan arena baru dan dipertahankannya sejumlah sirkuit lama, menurut Ben Sulayem, menegaskan pengelolaan olahraga yang baik dari FIA.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI