Statistik MotoGP mencatat bahwa para pebalap Spanyol mendominasi kemenangan di Aragon yaitu dengan 25 kemenangan dari 39 balapan di semua kelas.
Satu-satunya pebalap non-Spanyol yang menang di sirkuit itu adalah Casey Stoner (MotoGP pada 2010 dan 2011), Andrea Iannone (Moto2 pada 2010), Romano Fenati (Moto3 pada 2014), Miguel Oliveira (Moto3 pada 2015), Sam Lowes (Moto2 pada 2016, 2020/1, 2020/2), Franco Morbidelli (Moto2 pada 2017 dan MotoGP pada 2020/2), Brad Binder (Moto2 pada 2018, 2019), Francesco Bagnaia (MotoGP pada 2021) dan Dennis Foggia (Moto3 pada 2021).
Kemenangan Casey Stoner dan Francesco Bagnaia, kemudian finis kedua Andrea Dovizioso pada 2018 dan 2019, serta kemenangan Franco Morbidelli pada 2020/2 merupakan momen di mana tidak ada pebalap Spanyol yang naik di dua tempat teratas podium MotoGP di Aragon.
Sejak 2010, hanya tiga pebalap yang pernah memenangi balap MotoGP dari pole di Aragon: Casey Stoner (2010, 2011), Marc Marquez (2013, 2016, 2019), dan Francesco Bagnaia (2021).
Marquez telah lima kali merebut pole dari delapan kesempatan ia membalap kelas premier di Aragon.
Dari GP San Marino, Bagnaia menuju Aragon mengincar kemenangan kelima secara beruntun musim ini.
Bagnaia menjadi pebalap Ducati pertama yang menorehkan rekor empat kemenangan beruntun di balapan Grand Prix.
Sang pebalap Italia akan berupaya mempertahankan momentum kemenangannya demi mengejar pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo dari tim Yamaha yang berjarak 30 poin.
Marquez dijadwalkan kembali membalap di Aragon setelah menjalani operasi keempat dan pemulihan.
Baca Juga: Kembali Balapan, Marc Marquez Tak Pasang Target Menang di MotoGP Aragon 2022
Pebalap Suzuki Joan Mir juga akan kembali mengaspal menyusul cedera tulang talus dan ligamen pergelangan kaki kanan yang ia dapat setelah jatuh di Austria.