Menurut Sukiman Hadiwidjojo, penentuan kerja sama sponsor dengan perusahaan berskala nasional dan internasional, kata dia, merupakan kewenangan PP PBSI di Jakarta.
Namun, berdasarkan informasi yang ia dapatkan, hingga kini baru ada dua sponsor dari perusahaan nasional yang seluruhnya dipastikan tidak terkait judi.
Kendati dukungan dari perusahaan internasional memiliki posisi penting untuk mendukung penyelenggaraan kejuaraan bergengsi itu, Sukiman yang juga Sekretaris Panpel Indonesia International Challenge 2022 meyakini PP PBSI bakal selektif.
Seruan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas berbagai praktik perjudian, menurut dia, menjadi perhatian PBSI untuk menghindari sponsor perusahaan terkait aktivitas judi.
"Kalau pun ada (sponsor perusahaan internasional) ya kenapa tidak, sepanjang memperlancar dan mendukung pertandingan tapi tetap selektif, apalagi yang berbau judi," ucap Sukiman.
Indonesia International Series 2022, kata dia, bakal diikuti atlet dari 12 negara dan Indonesia International Challenge 2022 diikuti atlet dari 14 negara.
Sejumlah negara yang ikut dalam ajang bulu tangkis internasional tersebut di antaranya Singapura, China, Thailand, Malaysia, Amerika Serikat, Australia, Indonesia, hingga Denmark.
Sebagai tuan rumah, Indonesia bakal menerjunkan sebanyak 169 atlet bulu tangkis yang telah mendapat ranking internasional.
Ajang internasional yang akan mempertemukan para pebulu tangkis tingkat senior itu mempertandingkan lima sektor dalam bulu tangkis yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Baca Juga: Hasil Japan Open 2022: Jonatan Christie Dipermalukan Wakil Jepang Ranking 21 Dunia!
Sebagai informasi, selain event Indonesia International Challenge 2022 di Yogyakarta, terdapat satu turnamen bulu tangkis lain yang juga mendapat sponsor MANSION SPORT yakni Indonesia International Challenge 2022 di Malang yang dijadwalkan bergulir pada 11-16 Oktober mendatang.