Suara.com - Piala Raja Sprint Rally Jogja 2022 putaran 2 digelar selama 2 hari, yakni Sabtu-Minggu (13-14/8/2022) di Sirkuit Jogja Donokerto Rally Course, Donokerto, Turi, Sleman Yogyakarta.
Event ini diikuti beberapa pembalap dari berbagai wilayah seperti DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan beberapa daerah lainnya. Salah satunya terdapat cucu dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, RM Gustilantika Marrel Suryokusumo yang ikut berpartisipasi dalam balapan ini.
Para pembalap yang bertarung di sirkuit harus menjalani 4 Special Stage (SS). Pada hari pertama, mereka harus menyelesaikan SS1 dan SS2. Sedangkan di hari berikutnya, SS3 dan SS4 harus dilalui para pembalap.
Dalam empat SS tersebut, diberlakukan sistem arah clockwise (balapan searah jarum jam) pada hari Sabtu dan anti-clockwise (balapan berlawanan dengan arah jarum jam) di hari Minggu. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta balap.
Lalu bagaimana tanggapan dari Marrel Suryokusumo usai menjalani sistem clockwise dan anti-clockwise pada ajang Piala Raja Sprint Rally Jogja 2022?
"Menurut pendapat saya, trek yang anti-clockwise lebih menantang dibandingkan dengan sebelumnya. Bisa dikatakan levelnya lebih tinggi dibandingkan dengan kemarin," ujar Marrel Suryokusumo kepada redaksi Suara.com.

Ia menyebutkan kalau pembalap rally dituntut untuk beradaptasi di lintasan. Tak hanya adaptasi di lintasan, tetapi juga cuaca.
"Serunya balap di rally memang begitu. Jadi kita harus adaptasi dengan perubahan-perubahan. Apakah perubahan trek ataupun perubahan cuaca seperti yang terjadi kemarin, turun hujan," pungkasnya.
Marrel Suryokusumo ini tergabung di tim Gumregah Jogja Motorsport yang di dalamnya juga terdapat beberapa pembalap muda yang berprestasi di kancah nasional dan internasional.
Ada juga pembalap muda yang namanya telah mendunia di kejuaran-kejuaraan drift dan rally yaitu Emmanuel Amandio, pria yang memulai karir profesionalnya pada 2007 dan langsung meraih juara pertama kelas Free For All (FFA).