Sejak itu kedua tim terlibat saling kejar dan empat kali bergantian memimpin hingga Iran menjauh 62-56 berkat tripoin Haddadi pada sisa waktu tiga menit 18 detik kuarter ketiga, yang memaksa Yordania meminta time-out.
Sementara Saeed Armaghani memberikan Haddadi kesempatan menarik napas lebih di bangku cadangan, Iran harus merelakan keunggulan mereka terpangkas 67-64 saat menyudahi kuarter ketiga lantaran Mohammad Hussein menutup periode itu dengan sebuah midrange untuk Yordania.
Kuarter pemungkas dibuka tripoin dari Sami Bzai yang membuat Yordania menyamakan kedudukan 67-67, lantas mereka kembali berbalik unggul 72-70 atas Iran setelah Ibrahim melesakkan tripoin pada sisa waktu tujuh menit 34 detik.
Sejak itu momentum pertandingan tampak berayun ke arah Yordania, sebab mereka mencetak 12 poin tambahan lagi sedangkan Iran tak memperoleh satu pun. Marjin keunggulan Yordania menganga lebar menjadi 84-70 saat Iran meminta time-out pada sisa waktu dua menit 12 detik.
Selepas time-out Iran meraup empat poin beruntun memperkecil ketertinggalan 74-84 yang langsung dijawab Wesam Al-Sous dengan meminta time-out untuk Yordania demi memutus momentum.
Iran berusaha keluar dari keadaan sulit tapi lubang yang mereka gali sendiri terlalu dalam dan Yordania relatif nyaman menghabiskan sisa waktu untuk memastikan langkah ke semifinal berbekal kemenangan 91-76.
Di babak semifinal nanti, Yordania akan menanti pemenang laga perempat final lain antara Lebanon kontra China yang baru dimainkan pada Rabu malam ini.