Pasca jeda, Apriyani/Fadia justru berbalik tertekan. Meski sempat memperlebar keunggulan, perolehan poin mereka perlahan-lahan mulai tersusul jadi 14-12.
Beruntung pasca momen itu wakil Korea melakukan tiga kesalahan beruntun hingga Apriyani/Fadia mampu keluar dari tekanan untuk memperlebar jarak menjadi 17-12.
Namun, alih-alih berada di atas angin karena cuma butuh empat poin lagi untuk mengunci gim kedua, Apriyani/Fadia justru terus mendapat tekanan hingga wakil Korea menyamakan kedudukan 17-17.
Di poin-poin kritis itu, kedua pasangan saling mencatatkan poin hingga skor sempat sama kuat 19-19 sebelum Apriyani/Fadia kalah 19-21.