Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting mencanangkan misi balas dendam atau revans ketika tampil di Indonesia Masters 2022.
Anthony Ginting yang merupakan juara dua kali turnamen BWF World Tour Super 500 itu akan menghadapi wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn di babak pertama.
Ini akan menjadi pertemuan keempat Anthony Sinisuka Ginting dengan peraih tiga medali emas Kejuaraan Dunia Junior itu.
Dalam tiga laga sebelumnya, Anthony cuma menang sekali tepatnya pada pertemuan pertama di Thailand Open 2021. Setelahnya, dia kalah di Indonesia Masters 2021 dan babak penyisihan Grup A Piala Thomas 2022.
Secara peringkat dunia, Anthony jelas lebih unggul dari Kunlavut yakni enam berbanding 18. Namun, melihat rekor pertemuan, laga ini akan jadi ujian bagi tunggal putra jebolan klub SGS itu.
Ginting mengakui sudah siap untuk menghadapi Kunlavut. Dia pun tak menampik ingin menunaikan misi balas dendam dari wakil Thailand tersebut.
![Pebulutangkis muda Thailand, Kunlavut Vitidsarn. [Instagram/kunvalut.v]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/12/23/35768-kunlavut-vitidsarn.jpg)
"Ya pastinya sih," ujar Anthony Sinisuka Ginting yang mengaku bakal mempelajari pola permainan Kunlavut dua hari sebelum Indonesia Masters 2022 bergulir.
Lebih jauh, Anthony ingin lebih dulu berfokus pada dirinya sendiri. Dia terus menjalani latihan pasca mendapat evaluasi dari tim pelatih sehabis Piala Thomas 2022 lalu.
"H-2, H-1 saya akan fokus pelajari permainan dia juga tapi di pekan ini saya tetap ingat-ingat permainan dia seperti apa," ujar Anthony.
Baca Juga: Pebulu Tangkis Malaysia Akui Kehebatan Ganda Putra Indonesia, Gentar Jelang Indonesia Masters
"Kalau sekarang fokus ke diri sendiri dulu, lebih memperhatikan bagian teknis apa yang dari pertandingan sebelumnya masih jadi PR (pekerjaan rumah) saya."