Setelah memenangi set pembuka yang berlangsung maraton selama lebih dari satu jam, petenis Spanyol itu tersandung pada set kedua sebelum bangkit untuk memastikan kemenangan 7-6(11/9) 1-6 6-3.
"Itu level tinggi dari kedua belah pihak, salah satu dari kami bisa memenanginya," tambah Badosa. "Saya benar-benar lelah, saya merasakan sakit di mana-mana, tetapi saya senang saya berjuang sampai saat-saat terakhir."
Pada semifinal Sabtu, Badosa akan menghadapi Aryna Sabalenka dari Belarus yang mengalahkan petenis Estonia Anett Kontaveit 6-4 3-6 6-1 dalam perempat final.
Hasil itu juga menghentikan 22 kemenangan secara beruntun Kontaveit.