Suara.com - Kompetisi Bola Basket Amerika Serikat atau NBA memiliki tradisi unik di mana setiap tahunnya mereka merayakan Jersey Day dengan mengajak penggemar untuk mengenakan jersey tim NBA, WNBA atau NBA G-League setiap tanggal 15 Desember.
Seiring berjalannya waktu, jersey NBA mengalami pergeseran fungsi. Mereka menjadi satu bagian dari kultur fashion.
Jersey NBA kini tak hanya dipakai di arena saat pertandingan berlangsung, melainkan diberbagai tempat dan kesempatan seperti menonton pertandingan di rumah, berlibur dan sebagainya.
Saat ini, penggunaan jersey NBA tidak lagi dimonopoli oleh kalangan fans NBA, namun juga populer sebagai fashion item di masyarakat luas.
Berikut 3 fakta unik dan menarik dari perkembangan jersey NBA, sebagaimana dirangkum dari keterangan tertulisnya:
1. Evolusi Jersey NBA Dari Masa ke Masa

Jersey NBA dengan area tanpa-lengan (sleeveless) yang ikonik telah muncul sejak tahun 1901, seperti yang dihadirkan pada katalog Spalding yang menampilkan tipe awal jersey bola basket.
Dalam perkembangannya, bahan yang digunakan untuk jersey mulai berubah menggunakan bahan yang lebih ringan. Pada 1970-an dan 80-an, bentuk jersey kemudian menjadi lebih ketat dengan shorts yang berukuran lebih pendek.
Tren shorts yang sangat pendek kemudian berubah pada tahun 1984, ketika Michael Jordan meminta shorts berukuran lebih panjang.
Baca Juga: Hasil NBA: Tripoin Reaves Antar LA Lakers Menang Dramatis atas Mavericks
Hal ini, ditambah kesuksesan dan popularitas yang dicapai Michael Jordan, membantu mempopulerkan perpindahan dari shorts yang ketat ke desain yang lebih panjang dan lebih longgar yang dikenakan oleh pemain NBA saat ini.