Permainan Bola Kasti: Sejarah, Pengertian, Teknik Dasar dan Cara Bermain

Rifan Aditya

Selasa, 07 September 2021 | 12:47 WIB
Permainan Bola Kasti: Sejarah, Pengertian, Teknik Dasar dan Cara Bermain
Permainan bola kasti - gambar hanya ilustrasi. [Gameloft]

Suara.com - Permainan bola kasti adalah salah satu bentuk permainan tradisional yang sangat populer di Indonesia. Jenis permainan dengan bola kecil dan pemukul ini biasanya dilakukan beregu.

Tujuan utama dalam bermain bola kasti yakni mendapatkan skor sebanyak-banyaknya untuk menjadi pemenang. Permainan bola kasti mengajarkan kita berbagai unsur kebaikan seperti kekompakan, ketangkasan, dan kegembiraan.

Sejarah Permainan Bola Kasti 

Melansir dari laman perpustakaan.id, menurut sejarah permainan bola kasti sudah ada sejak tahun 1744 di Inggris. Namun, baru pada tahun 1828, aturan permainan bola kasti dibentuk oleh William Clarke.

Aturan Permainan Bola Kasti

Berikut beberapa aturan permainan bola kasti.

  • Dimainkan oleh dua regu. Masing-masing regu terdiri dari 12 orang dan 6 orang sebagai cadangan.
  • Permainan bola kasti biasanya dilakukan di lapangan dengan ukuran panjang 70 meter lebar 40 meter, dan ruang bebas seluas 10 meter.
  • Memerlukan wasit untuk memimpin jalannya permainan.
  • Permainan kasti dilakukan sebanyak dua babak. Durasi untuk masing-masing babak yakni 20-30 menit dengan jeda istirahat 15 menit.
  • Peralatan yang diperlukan antara lain, pemukul dengan panjang 50-60cm, bola kasti/tenis, bendera kecil, dan tiang hinggap yang dipasang di sudut arena.

Teknik Dasar Permainan Bola Kasti

Teknik dasar dalam permainan bola kasti ada tiga, yakni teknik melempar bola, menangkap bola, dan memukul bola.

a. Melempar bola kasti dalam permainan kasti dilakukan dengan cara:

baca juga
  1. Berdiri menyamping dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang
  2. Pandangan ke arah yang akan di lempar
  3. Bola dipegang menggunakan tangan kanan
  4. Lemparan bola dari atas kepala

b. Menangkap bola kasti dilakukan dengan cara:

  • Berdiri tegak dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang
  • Pandangan ke arah datangnya bola
  • Kedua tangan siap menerima bola
  • Lemaskan serta rentangkan jari-jari tangan
  • Tangkap bola tanpa bola jatuh

c. Memukul bola kasti dilakukan dengan cara:

  • Berdiri dengan kaki kiri ke depan dan kaki kanan di belakang
  • Pandangan tertuju pada bola
  • Tangan kiri memberikan kode arah bola yang diinginkan
  • Ayunkan tongkat pemukul dari belakang

Melempar, menangkap, dan memukul bola kasti dilakukan dengan 4 teknik, yakni melambung, datar atau lurus, menyusur tanah, memantul ke tanah.

Cara Bermain Bola Kasti

Bentuk dua tim yang berisi sekitar 12 orang atau minimal 4 orang pemain. Tiap pemain mendapat kesempatan 1 kali pukul kecuali pemain terakhir mendapat 3 kesempatan pukulan.

Setelah memukul tongkat harus diletakkan di tempat pemukul, bila di luar garis maka tidak sah. Selain itu, pukulan dikatakan sah bila bola tidak jatuh di area pemukul.

Pemukul harus menghindar dari bola yang dilemparkan oleh regu penjaga. Sementara pelambung harus melambungkan bola sesuai permintaan pemukul, tapi bila hal itu dilakukan sampai 3 kali pemukul wajib langsung lari ke tiang pertama.

Berikut beberapa cara hitung skor permainan bola kasti:

  1. Pemain yang sukses memukul bola lari ke pemberhentian I, II, dan III secara bertahap sebelum kembali ke ruang bebas untuk mendapatkan 1 skor.
  2. Untuk pemain yang berlari melewati tiang-tiang pemberhentian I s/d III dan langsung kembali ke ruang bebas tanpa kena bola dari lawan mendapat 1 skor.
  3. Regu penjaga yang berhasil menangkap langsung bola yang dipukul mendapat 1 skor. 

Sekian penjelasan lengkap tentang permainan bola kasti mulai dari sejarah, pengertian, teknik dasar dan cara bermainnya.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Servis dalam Bola Voli Diartikan sebagai Pukulan dan Serangan Awal

Servis dalam Bola Voli Diartikan sebagai Pukulan dan Serangan Awal

Sport | Selasa, 31 Agustus 2021 | 09:29 WIB

Teknik-teknik Dasar Bola Voli bagi Pemula, Lengkap dengan Sejarahnya

Teknik-teknik Dasar Bola Voli bagi Pemula, Lengkap dengan Sejarahnya

Sport | Rabu, 07 Juli 2021 | 16:05 WIB

Peraturan Permainan Bola Kasti, Simak Cara Main dan Manfaatnya

Peraturan Permainan Bola Kasti, Simak Cara Main dan Manfaatnya

Bola | Rabu, 09 Desember 2020 | 07:30 WIB

Polisi Amankan Bola Kasti Dilempar Pendemo, Diduga Mengandung Bahan Kimia

Polisi Amankan Bola Kasti Dilempar Pendemo, Diduga Mengandung Bahan Kimia

Jakarta | Selasa, 13 Oktober 2020 | 18:51 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×